BERITA

“TRUST THE PROCESS, OWN THE RESULT”: DHEA MAULINA RIYADI HARUMKAN FEB UNAIR RAIH JUARA 2 UMM OPEN KARATE CHAMPIONSHIP 2026

“TRUST THE PROCESS, OWN THE RESULT”: DHEA MAULINA RIYADI HARUMKAN FEB UNAIR RAIH JUARA 2 UMM OPEN KARATE CHAMPIONSHIP 2026

(FEB NEWS) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR). Dhea Maulina Riyadi berhasil meraih Juara 2 Kata Perorangan Mahasiswa-Umum Putri dalam ajang UMM Open Karate Championship Piala Rektor Cup 2026.

Kejuaraan karate bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang bekerja sama dengan FORKI Pengurus Provinsi Jawa Timur. Kompetisi berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026 di UMM Dome dan diikuti oleh berbagai perguruan karate anggota PB FORKI se-Jawa Timur, mulai dari jenjang usia dini hingga mahasiswa dan umum.

Dalam ajang tersebut, Dhea tampil mewakili Kontingen Universitas Airlangga dan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai universitas ternama di Jawa Timur, seperti ITS, Universitas Brawijaya, UMSIDA, hingga ITSK Dr. Soepraoen. Melalui penampilan terbaiknya pada kategori Kata Perorangan Mahasiswa-Umum Putri, Dhea sukses membawa pulang medali Juara 2 beserta sertifikat prestasi yang ditandatangani langsung oleh Rektor UMM, Ketua Umum FORKI Kabupaten Malang, dan Ketua Panitia.

Bagi Dhea, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan wadah pembinaan karakter dan mental bagi para karateka muda. Ia meyakini bahwa karate memiliki filosofi bushido yang mampu membentuk pribadi berintegritas, tangguh, disiplin, rendah hati, dan pantang menyerah.

“Karate bukan sekadar olahraga bagi saya, tetapi bagian dari cara membentuk diri, menempa mental, dan membuktikan bahwa kerja keras serta kedisiplinan selalu membuahkan hasil,” ungkapnya.

Menurutnya, UMM Open Karate Championship Piala Rektor 2026 juga menjadi sarana penting untuk mengukur hasil latihan para atlet sekaligus mempererat silaturahmi antar-karateka di Jawa Timur. Ia percaya bahwa kompetisi yang sehat akan mendorong setiap atlet untuk terus berkembang dan menggali potensi terbaik dalam dirinya.

Persiapan menuju kejuaraan dilakukan secara serius dan penuh konsistensi. Dhea menjalani latihan kata secara rutin dan intensif bersama rekan-rekan UKM Karate Universitas Airlangga di Gedung Student Center Kampus C UNAIR. Dalam latihan tersebut, ia fokus menyempurnakan setiap gerakan, ekspresi, dan transisi agar mampu tampil maksimal saat pertandingan.

Tidak hanya aspek teknis, Dhea juga mempersiapkan mental dan fisiknya dengan matang. Dalam pertandingan kata, ia memahami bahwa penilaian tidak hanya bertumpu pada ketepatan gerakan, tetapi juga pada kekuatan mental dan ekspresi jiwa seorang karateka saat tampil di arena.

Rangkaian kompetisi diawali dengan proses registrasi dan Technical Meeting pada Jumat, 1 Mei 2026 di UMM Dome dan Gedung Student Centre UMM. Selanjutnya, pertandingan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB menggunakan sistem gugur berdasarkan peraturan terbaru World Karate Federation (WKF).

Melalui seluruh proses panjang tersebut, Dhea berhasil membuktikan bahwa latihan keras, disiplin, dan mental bertanding yang baik menjadi kunci utama dalam meraih prestasi. Ia pun membawa motto inspiratif yang selalu dipegang selama perjalanan karatenya, yakni “Trust the Process, Own the Result.”

Bagi Dhea, pencapaian ini semakin memperkuat keyakinannya bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Ia berharap dapat terus berkembang, berlatih, dan menginspirasi karateka muda lainnya untuk berani bermimpi serta terus berprestasi.

Prestasi yang diraih Dhea menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FEB UNAIR tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan daya juang tinggi di bidang olahraga. Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen FEB UNAIR dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, baik di tingkat regional maupun nasional.