BERITA

JATUH 7 KALI, BERDIRI 8 KALI”: NAUFAL ZAIDAN HARUMKAN FEB UNAIR DENGAN RAIHAN JUARA 1 KEJURPROV IBCA MMA PIALA WALI KOTA SURABAYA 2025

JATUH 7 KALI, BERDIRI 8 KALI”: NAUFAL ZAIDAN HARUMKAN FEB UNAIR DENGAN RAIHAN JUARA 1 KEJURPROV IBCA MMA PIALA WALI KOTA SURABAYA 2025

(FEB NEWS) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR). Kali ini, mahasiswa FEB UNAIR, Naufal Zaidan Abdurrahman berhasil mengharumkan nama kampus melalui raihan Juara 1 dalam ajang Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Sirkuit 2 Piala Wali Kota Surabaya Jawa Timur 2025.

Kejuaraan bergengsi tersebut diselenggarakan oleh KONI Jawa Timur, IBCA MMA Jawa Timur, dan KONI Surabaya pada Kamis, 30 April 2026 hingga Minggu, 3 Mei 2026 di GOR Pancasila. Kompetisi ini diikuti oleh atlet-atlet Mixed Martial Arts (MMA) terbaik dari seluruh Jawa Timur sebagai bagian dari proses penjaringan atlet potensial menuju ajang Pekan Olahraga Nasional Beladiri (PON Beladiri) yang akan diselenggarakan di Manado pada tahun 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Naufal tampil impresif sejak babak awal hingga final. Pada 30 April 2026, seluruh atlet mengikuti sesi penimbangan badan guna memastikan kesesuaian kategori pertandingan. Selanjutnya, pertandingan babak penyisihan hingga final berlangsung pada 1–2 Mei 2026.

Pada babak semifinal tanggal 1 Mei 2026, Naufal sukses mengalahkan atlet asal Papua yang bertanding membawa nama Kota Surabaya melalui kemenangan poin mutlak atau unanimous decision. Penampilan konsisten dan strategi matang yang ditunjukkan Naufal menjadi modal penting untuk melaju ke partai final.

Puncaknya terjadi pada 2 Mei 2026 saat Naufal menghadapi atlet dari Satbrimob Polda Jawa Timur yang juga membawa nama Surabaya. Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Naufal berhasil memastikan kemenangan melalui KO/TKO pada ronde ketiga. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkannya meraih medali emas untuk ketiga kalinya pada ajang Kejuaraan Provinsi IBCA MMA.

Prosesi podium dan penyerahan medali dilaksanakan pada 3 Mei 2026. Raihan tersebut menjadi bukti dedikasi, disiplin, dan kerja keras Naufal dalam menekuni dunia olahraga bela diri di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa FEB UNAIR.

Menurut Naufal, motivasinya mengikuti Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Sirkuit 2 Piala Wali Kota Surabaya Jawa Timur 2025 adalah untuk mengejar impiannya sebagai atlet MMA profesional yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Saya ingin suatu saat bisa membanggakan nama Indonesia dengan bertanding di level internasional. Selagi muda, kita harus berjuang keras untuk meraih impian, karena penyesalan akan selalu datang di akhir,” ungkapnya.

Tidak hanya menunjukkan kemampuan bertanding yang luar biasa, Naufal juga membawa semangat pantang menyerah yang menjadi prinsip hidupnya. Ia memiliki motto inspiratif, yaitu “Jatuh 7 Kali, Berdiri 8 Kali”, sebuah pesan yang mencerminkan ketangguhan mental dan semangat bangkit dalam menghadapi setiap tantangan.

Prestasi yang diraih Naufal menjadi kebanggaan tersendiri bagi FEB UNAIR. Keberhasilannya tidak hanya menunjukkan kualitas mahasiswa FEB UNAIR dalam bidang akademik, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa mampu berprestasi dan bersaing di tingkat provinsi hingga nasional dalam bidang non-akademik.

Capaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi, bekerja keras, dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang. Melalui prestasi yang ditorehkan mahasiswa seperti Naufal, FEB UNAIR terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.