BERITA

Pengaruh Teknologi Informasi Komunikasi dan Modal Manusia Terhadap Ekspor Industri Manufaktur Berdasarkan Intensitas Teknologi

Pengaruh Teknologi Informasi Komunikasi dan Modal Manusia Terhadap Ekspor Industri Manufaktur Berdasarkan Intensitas Teknologi

Judul: Pengaruh Teknologi Informasi Komunikasi dan Modal Manusia Terhadap Ekspor Industri Manufaktur Berdasarkan Intensitas Teknologi

Penulis: Lodi Bagus Rismawan

NIM: 041924453005

Program Studi: Magister Ilmu Ekonomi

Tahun Terbit: 2021

Abstrak:

Teknologi dan perdagangan khususnya dalam komoditas manufaktur merupakan dua hal yang tidak terlepas dari keadaan ekonomi dan perkembangan pengetahuan. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara signifikan telah membawa dunia perdagangan menuju era yang dinamakan digitalisasi (World Bank, 2016). Di sisi lain negara dengan tingkat kualitas modal manusia yang baik memiliki manfaat berupa literasi teknologi yang lebih tinggi sehingga dapat memberikan akses yang lebih mudah terhadap TIK pada suatu perusahaan. Secara khusus, terdapat perbedaan pengaruh TIK dan modal manusia terhadap ekspor manufaktur berdasarkan dengan tingkat intensitas penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek TIK dan modal manusia terhadap ekspor industri manufaktur berdasarkan intensitas teknologi di negara OECD dan non-OECD dengan menggunakan teknik estimasi Pseudo-Poisson Maximum Likelihood (PPML). Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat variasi perbedaan dalam pengaruh TIK dan modal manusia terhadap ekspor manufaktur berdasarkan intensitas teknologi dan studi kasus yang digunakan. Negara non-OECD sebagai mayoritas negara berkembang perlu meningkatkan arus difusi serta kualitas penunjang TIK dan modal manusia seperti negara OECD.

Kata kunci: Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Modal Manusia, Ekspor Manufaktur, PPML

Selengkapnya: https://repository.unair.ac.id/109630/2/2.%20ABSTRAK.pdf