Judul: Analisis Permintaan Pariwisata Internasional di Indonesia
Penulis: Hilda Rohmawati
NIM: 042014453001
Program Studi: Magister Ilmu Ekonomi
Tahun Terbit: 2021
Abstrak:
Jumlah kunjungan wisatawan sedang mengalami guncangan akibat COVID-19. Penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia akibat COVID-19 masih menunjukkan tren yang belum membaik sehingga perlu dilakukan analisis untuk memulihkan jumlah kunjungan wisatawan. Adanya aksi terorisme dan separatisme yang kembali terjadi di Indonesia baru-baru ini semakin memperburuk keadaan yang dikhawatirkan akan semakin menurunkan jumlah kunjungan wisatawan. Guna mengantisipasi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan mempercepat pemulihan permintaan pariwisata, maka penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan pariwisata internasional di Indonesia dari tiga negara asal wisatawan yang paling banyak mengunjungi Indonesia, yaitu Malaysia, Singapura, dan China. Penelitian ini menggunakan data runtut waktu, yaitu periode 2007Q1 hingga 2019Q4, sehingga terdapat 52 observasi dengan menggunakan teknik estimasi Autoregressive Distributed-Lag (ARDL). Hasil penelitian ini menemukan bahwa pendapatan, harga relatif, dan harga substitusi merupakan faktor penentu utama permintaan pariwisata internasional di Indonesia. Selain itu, Thailand merupakan negara substitusi pelengkap bagi pariwisata Indonesia. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kewaspadaan terhadap IRG dan wabah penyakit harus selalu dilakukan, serta kebijakan VAT Refund masih belum menunjukkan pengaruh yang besar terhadap permintaan pariwisata internasional di Indonesia.
Kata kunci: Permintaan Pariwisata, Indeks Risiko Geopolitik, VAT Refund, ARDL
Selengkapnya: https://repository.unair.ac.id/109718/1/1.%20HALAMAN%20JUDUL.pdf