BERITA

NOVA EKA YULIANA RAIH EMAS DI INDONESIA PAKU BUMI OPEN 14 CHAMPIONSHIP 2026, ANTAR IPSI UNAIR JADI JUARA UMUM

NOVA EKA YULIANA RAIH EMAS DI INDONESIA PAKU BUMI OPEN 14 CHAMPIONSHIP 2026, ANTAR IPSI UNAIR JADI JUARA UMUM


(FEB NEWS) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR). Nova Eka Yuliana berhasil meraih Juara 1 Kategori Tanding Kelas D Dewasa Putri dalam ajang Indonesia Paku Bumi Open 14 Championship yang diselenggarakan pada 4–5 April 2026 di GOR Lembah Universitas Gadjah Mada.

Kejuaraan tahunan yang diselenggarakan oleh Paku Bumi Event Organizer—yang juga merupakan bagian dari organisasi perguruan Paku Bumi—tahun ini berkolaborasi dengan IPSI Wilayah Yogyakarta. Kompetisi tersebut diikuti oleh 183 kontingen, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan dukungan wasit dan juri yang direkomendasikan oleh Pengurus Provinsi IPSI Yogyakarta.

Dalam ajang bergengsi ini, Kontingen IPSI Universitas Airlangga mencatatkan capaian luar biasa dengan meraih Juara Umum 1 kategori dewasa, mengumpulkan total 26 medali emas dan 34 medali perak. Kontribusi Nova Eka Yuliana melalui medali emas di kategori tanding kelas D dewasa putri menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.

Bagi Nova, keikutsertaannya dalam kompetisi ini didorong oleh minat besarnya di bidang nonakademik, khususnya seni bela diri silat. Ia menyebut bahwa kejuaraan ini merupakan event internasional pertama yang diikutinya selama menjadi anggota UKM bela diri di kampus. Dari pengalaman tersebut, Nova mendapatkan berbagai pelajaran berharga, mulai dari peningkatan kemampuan, wawasan baru, hingga relasi pertemanan yang luas.

Proses menuju kompetisi tidaklah mudah. Kontingen IPSI UNAIR harus melalui seleksi internal antarperguruan dalam UKM sebelum akhirnya terpilih untuk bertanding. Latihan intensif dilakukan di Student Center hingga lima kali dalam seminggu. Namun, khusus untuk kejuaraan ini, waktu persiapan yang dimiliki hanya empat hari menjelang pertandingan, sehingga menuntut kesiapan fisik dan mental yang optimal.

Selain persiapan teknis, peserta juga diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan administrasi yang telah ditentukan melalui handbook resmi, seperti dokumen identitas, surat keterangan sehat, hingga data fisik dan kategori pertandingan. Kesiapan administrasi yang baik turut mendukung kelancaran proses latihan dan kompetisi.

Sebagai prinsip yang dipegang teguh selama berlatih, Nova mengutip pesan dari pelatihnya:
“Lebih baik mandi keringat di latihan daripada mandi darah di gelanggang.”

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Nova Eka Yuliana, tetapi juga memperkuat posisi Universitas Airlangga sebagai institusi yang mendukung pengembangan mahasiswa secara holistik, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Keberhasilan ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.