BERITA

DARI KOMODITAS KE NILAI TAMBAH: KULIAH TAMU INTERNATIONAL FINANCE BAHAS STRATEGI CPO TEMBUS PASAR GLOBAL

DARI KOMODITAS KE NILAI TAMBAH: KULIAH TAMU INTERNATIONAL FINANCE BAHAS STRATEGI CPO TEMBUS PASAR GLOBAL

(FEB NEWS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga kembali menghadirkan kuliah tamu inspiratif dalam mata kuliah International Finance yang melibatkan mahasiswa S2 Magister Sains Manajemen (MSM) dan S1 Manajemen. Kegiatan ini menghadirkan praktisi industri, Lily Jessica Tjokrosetio, selaku Owner dan CEO PT Citra Nutrindo Langgeng yang bergerak di industri Crude Palm Oil (CPO).

Dalam pemaparannya, Lily menekankan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar dalam komoditas global, khususnya Crude Palm Oil (CPO), yang menjadi salah satu andalan ekspor nasional. Namun, ia menggarisbawahi bahwa keunggulan tersebut tidak cukup jika hanya bertumpu pada penjualan bahan mentah. Untuk dapat bersaing di pasar internasional, perusahaan perlu mengembangkan nilai tambah melalui strategi hilirisasi, inovasi produk turunan, serta penguatan jaringan ekspor.

Melalui studi kasus PT Citra Nutrindo Langgeng, mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan dalam perdagangan global sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola berbagai risiko. Mulai dari fluktuasi harga komoditas, perubahan regulasi, risiko perdagangan internasional, hingga tantangan logistik, nilai tukar, dan dinamika geopolitik menjadi faktor penting yang harus diantisipasi secara strategis.

Kegiatan ini turut didampingi oleh dosen pengampu, yaitu Dr. Windijarto, S.E., MBA., dan Dunga Dwi Barinta, S.E., M.M., yang memfasilitasi diskusi antara narasumber dan peserta.

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai International Finance, tetapi juga wawasan praktis mengenai bagaimana perusahaan Indonesia dapat menembus pasar global. Sebagai penutup, disampaikan bahwa pasar internasional memang menawarkan peluang yang sangat besar, namun hanya perusahaan yang mampu mengubah komoditas menjadi nilai tambah serta mengelola risiko menjadi strategi yang akan mampu bertahan dan unggul dalam persaingan global.