BERITA

Institusionalisasi Keberlanjutan pada UKM: Studi Kasus Chemical Construction Company di Sidoarjo

Institusionalisasi Keberlanjutan pada UKM: Studi Kasus Chemical Construction Company di Sidoarjo

Judul: Institusionalisasi Keberlanjutan pada UKM: Studi Kasus Chemical Construction Company di Sidoarjo

Penulis: Ali Imron

NIM: 041814253012

Program Studi: Magister Akuntansi

Tahun Terbit: 2022

Abstrak:
Perusahaan dituntut oleh para stakeholder untuk dapat memahami bahwa keberlanjutan bisnis perusahaan bukan hanya dilihat dari faktor ekonomi saja melainkan faktor lingkungan dan juga sosial. Ketiga faktor ini disebut juga sebagai Triple-P Bottom Line. Perusahaan harus mampu melembagakan tiga dimensi dari konsep keberlanjutan tersebut. Institusionalisasi merupakan proses tahapan bagaimana sebuah konsep dilembagakan dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris atas hasil implementasi peran institusionalisasi, peran kepemilikan manajerial dan sustainable value added (SVA) dalam menilai keberlanjutan PT. Kimia Konstruksi Indonesia. Penelitian ini dilakukan di PT. Kimia Konstruksi Indonesia yang merupakan salah satu UKM dengan bidang usaha industri kimia dasar organik yang menghasilkan bahan kimia khusus. Objek penelitian pada keberlanjutan perusahaan, peran kepemilikan manajerial, dan penilaian keberlanjutan UKM. Ada tiga cara yang dilakukan untuk pengumpulan data : Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan pengkodean (coding) dan analisis validitas data dengan menggunakan Triangulasi. Hasil Penelitian ini adalah Institusionalisasi keberlanjutan yang diterapkan PT. Kimia Konstruksi Indonesia telah sesuai dengan konsep keberlanjutan dengan pendekatan triple-p bottom line. Kepemilikan manajerial yang dimiliki Bapak Hanggara membuat perannya menjadi sangat kuat dalam meningkatkan eksistensi dan keputusan strategi keberlanjutan perusahaan. Laporan Sustainable Value Added (SVA) dapat digunakan untuk mengukur keberlanjutan perusahaan di PT. Kimia Konstruksi Indonesia. Hasilnya SVA PT.KKI atas keberlanjutan ekonomi, lingkungan dan sosialnya dikatakan cukup bagus dengan nilai SVA>0. Implikasi penelitian ini mendukung institutional theory (Contrafatto, 2014), stakeholders theory (Hörisch et al., 2020) dan sustainability value added theory (Figge & Hahn, 2002).

Kata kunci: Institusionalisasi, Keberlanjutan, Keberlanjutan Perusahaan, Triple-P Bottom Line, Kepemilikan Manajerial, Sustainable Value Added

Selengkapnya: https://repository.unair.ac.id/141688/1/041814253012%20HALAMAN%20I.pdf