BERITA

Akuntansi Keberlanjutan dalam Perspektif Al-Qur’an Beserta Peluang dan Tantangan Pengembangannya

Akuntansi Keberlanjutan dalam Perspektif Al-Qur’an Beserta Peluang dan Tantangan Pengembangannya

Judul: Akuntansi Keberlanjutan dalam Perspektif Al-Qur’an Beserta Peluang dan Tantangan Pengembangannya

Penulis: Fardiantye Bella Cendika

NIM: 041724253040

Program Studi: Magister Akuntansi

Tahun Terbit: 2021

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan konsep akuntansi keberlanjutan konvensional (menurut GRI dan SASB) dalam perspektif Al-Qur’an serta mengidentifikasi peluang dan tantangan pengembangannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap praktik akuntansi keberlanjutan yang diterapkan oleh berbagai perusahaan di dunia, sehingga mendorong peneliti Muslim untuk menegaskan landasan syariahnya. Metode yang digunakan adalah discourse analysis dengan sumber data berupa dokumen dan wawancara. Data dokumen mencakup standar akuntansi keberlanjutan konvensional (GRI dan SASB) dan syariah (PBL dan ISR), website organisasi penyusun standar, jurnal ilmiah, serta ayat-ayat Al-Qur’an untuk menggali konsep akuntansi keberlanjutan dalam perspektif Islam. Selain itu, data wawancara melalui diskusi dengan tiga narasumber digunakan untuk memperdalam analisis terkait peluang dan tantangan pengembangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep akuntansi keberlanjutan telah tercermin dalam ajaran Al-Qur’an, khususnya dalam prinsip syariah yang mengatur hubungan manusia dengan aspek tata kelola, ekonomi, lingkungan, dan sosial sebagai komponen utama. Konsep ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya.

Kata kunci: Akuntansi Keberlanjutan, Akuntansi Keberlanjutan dalam Perspektif Al-Qur’an, Peluang dan Tantangan Akuntansi Keberlanjutan.

Selengkapnya: https://repository.unair.ac.id/110079/2/2.%20ABSTRAK%20.pdf