

(FEB NEWS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan kegiatan Research Dissemination bertajuk “Financing Disability Inclusion in Higher Education: The Case of Indonesia” yang berlangsung di Ruang 205, Lantai 2 FEB UNAIR pada Selasa (14/4). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara FEB UNAIR dan University of Southampton dengan dukungan dari British Council.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.SI (Wakil Dekan I FEB UNAIR) yang menekankan pentingnya riset yang mampu memberikan dampak nyata bagi pendidikan inklusif di Indonesia, Prof. Hery Purnobasuki, M.Si.,Ph.D (Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan UNAIR) yang menekankan bahwa pembangunan budaya inklusi harus dimulai dari lingkungan kampus agar dapat berdampak luas bagi masyarakat, Summer Xia (Country Director & Director Southeast Asia, British Council) serta Dr. Benny Bandanadjaja, S.T.,M.T. (Direktur Belmawa Kemendiktisaintek) yang mendorong hasil penelitian ini menjadi evidence-based policy agar setiap Rupiah yang diinvestasikan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi disability inclusion di perguruan tinggi.
Diseminasi ini menghadirkan para peneliti lintas negara, yaitu Prof. Dr. Raditya Sukmana, S.E., MA (Lead Researcher Indonesia), Asst. Prof. Wahyu Jatmiko, M.Sc., Ph.D. (Lead Researcher UK – University of Southampton), Shochrul Rohmatul Ajija, S.E., M.Ec, serta Assoc. Prof. Meri Indri Hapsari, S.E., M.Si., Ph.D. Hasil riset yang dipaparkan turut menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis, termasuk dorongan penerapan skema blended financing untuk mendukung inklusi disabilitas dalam pendidikan tinggi.
Diskusi semakin komprehensif melalui sesi panel bersama para praktisi dan pemangku kepentingan, yaitu Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd (BELMAWA Kemendiktisaintek), Mahalli, S.Sos., M.Sos (Universitas Brawijaya), Dr. Wisudanto, SE., MM., CFP (Center for Social Fund Management UNAIR), serta Asep Hendriana, S.E., M.M (Dompet Dhuafa Education Program). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong perubahan sistemik menuju pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, FEB UNAIR kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kebijakan publik yang berdampak luas.
#febunair
#unairhebat
#researchdissemination
#inclusiveeducation
#disabilityinclusion
#highereducation
#sdg4
#sdg10
#kolaborasiglobal
#sinergidenganhati
#febsatuunairhebat
#excellencewithmorality