BERITA

TOKONOMI 2026 HADIRKAN INOVASI MERCHANDISE DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA FEB UNAIR

TOKONOMI 2026 HADIRKAN INOVASI MERCHANDISE DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA FEB UNAIR

(BEM NEWS) Semangat kewirausahaan mahasiswa tidak hanya tumbuh melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman dalam mengelola dan mengembangkan sebuah usaha. Semangat tersebut diwujudkan melalui Tokonomi 2026, sebuah program penjualan merchandise yang diselenggarakan pada 30 Maret 2026 hingga 19 November 2026 oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR).

Menghadirkan beragam produk merchandise dengan desain dan karakteristik yang menarik, Tokonomi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berwirausaha, serta pengalaman dalam mengelola kegiatan penjualan secara langsung maupun digital.

Dalam pelaksanaannya, Tokonomi menawarkan berbagai produk, mulai dari sticker pack, enamel pin, keychain strap, notebook, scrunchie, pouch bag, keychain dan badge FEB UNAIR hingga inovasi produk apparel yang dihadirkan meliputi Halfzip, Workshirt, hingga Oversized Boxy T-Shirt. Selain itu, terdapat pula produk khusus berupa badge Fakultas FEB UNAIR serta pin custom khusus untuk biro dan departemen BEM FEB UNAIR.

Kegiatan penjualan dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu penjualan online dengan sistem pre-order dan penjualan offline di area kampus FEB UNAIR. Penjualan offline dilaksanakan melalui booth di sekitar kantin GKM FEB UNAIR serta beberapa kesempatan lainnya, seperti kegiatan Welcome Visit SMA ke lingkungan kampus FEB UNAIR.

Tidak hanya mengandalkan strategi penjualan mandiri, Tokonomi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kerja sama dengan HIMA, Acara Pekan Intelektual Mahasiswa (PIKMEN) dalam penjualan badge Fakultas FEB UNAIR. Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk-produk Tokonomi kepada lingkungan mahasiswa yang lebih luas.

Dalam menjalankan program kerja ini, seluruh proses melibatkan berbagai aspek pengelolaan usaha, mulai dari perencanaan produk, koordinasi produksi, pengelolaan stok, strategi pemasaran, hingga distribusi dan penjualan. Berbagai metode pemasaran diterapkan untuk menjangkau konsumen, baik melalui media sosial, sistem pre-order, maupun interaksi secara langsung melalui booth penjualan.

Hingga saat ini, Tokonomi 2026 telah berhasil menjual sebanyak 474 produk dengan total pendapatan sebesar Rp.10.181.000 (sepuluh juta seratus delapan puluh satu ribu rupiah). Pencapaian tersebut menjadi salah satu bentuk hasil dari upaya pengembangan strategi penjualan dan pemasaran yang dilakukan selama periode kegiatan.

“Dari Tokonomi, saya belajar banyak terkait mekanisme dalam menjalankan bisnis sekaligus program kerja secara bersamaan mulai dari proses konsep produk, perencanaan desain, strategi marketing, perencanaan penjualan dan menyusun target – target yang harus dipenuhi Tokonomi sebagai salah satu program kerja BEM FEB UNAIR” ujar Muhammad Fakhri, KOC Tokonomi 2026.

Lebih dari sekadar kegiatan penjualan merchandise, Tokonomi turut menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam memahami proses bisnis, mengelola sumber daya, menyusun strategi pemasaran, serta menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatan penjualan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pengembangan jiwa kewirausahaan dan pengalaman mengelola usaha, Tokonomi berupaya mendorong terbentuknya mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan mampu melihat peluang ekonomi.
Melalui Tokonomi, mahasiswa FEB UNAIR diharapkan dapat terus mengembangkan potensi kewirausahaan serta memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola sebuah usaha. Berbagai proses dan evaluasi selama kegiatan berlangsung diharapkan menjadi pembelajaran untuk menghadirkan strategi bisnis yang lebih efektif dan inovatif pada pelaksanaan berikutnya.

Penulis: Ida Ayu Dania Maheswari