BERITA

MAHASISWA FEB UNAIR RAIH JUARA 1 POOMSAE DI KEJURPROV TAEKWONDO PIALA GUBERNUR JATIM 2026

MAHASISWA FEB UNAIR RAIH JUARA 1 POOMSAE DI KEJURPROV TAEKWONDO PIALA GUBERNUR JATIM 2026

(FEB NEWS) – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga kembali menorehkan prestasi di bidang nonakademik. Raihanah Ayu Shobihah, mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2025, berhasil meraih Juara 1 Poomsae Senior F Individual dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur bersama Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia tersebut berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di GOR Ken Park, Surabaya. Ajang ini mempertemukan sekitar 3.200 atlet muda dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Raihanah berhasil mengamankan medali emas setelah mengikuti pertandingan kategori poomsae, yakni rangkaian gerakan taekwondo yang menekankan ketepatan teknik, keseimbangan, kekuatan, serta keindahan gerakan. Pertandingan yang diikuti Raihanah berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, bertepatan dengan hari terakhir penyelenggaraan kejuaraan.

Capaian tersebut tidak diraih secara instan. Raihanah mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan persiapan secara intensif selama kurang lebih tiga bulan sebelum kejuaraan. Meski demikian, ia mengakui bahwa persiapan tersebut masih dirasa belum cukup mengingat kompetisi mempertemukannya dengan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Persiapan tiga bulan menurut saya masih belum cukup karena lawan yang dihadapi tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur,” ujar Raihanah.

Kejuaraan mulai dibuka pada Kamis, 27 Agustus 2026 melalui opening ceremony. Pada hari yang sama, jadwal pertandingan para atlet mulai ditetapkan. Raihanah kemudian menjalani pertandingan pada hari terakhir kompetisi hingga akhirnya berhasil meraih gold medal atau medali emas pada kategori Poomsae Senior F Individual.

Bagi Raihanah, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur kemampuan di bidang olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik. Prestasi di bidang olahraga, menurutnya, dapat menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa dalam mengasah kemampuan, membangun mental kompetitif, sekaligus membawa nama baik institusi.
“Sebagai mahasiswa, pencapaian tidak hanya dapat diwujudkan melalui prestasi akademik, tetapi juga melalui bidang nonakademik seperti olahraga taekwondo,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, hasil Kejurprov Taekwondo Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026 juga memiliki arti penting bagi perkembangan atlet taekwondo di Jawa Timur. Hasil kejuaraan menjadi salah satu bahan pertimbangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menentukan atlet yang berpotensi memperkuat kontingen Jawa Timur pada kompetisi tingkat nasional.

Prestasi Raihanah sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa FEB UNAIR memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi melalui beragam bidang. Konsistensi dalam latihan, keberanian berkompetisi, serta kemampuan menjaga keseimbangan antara kehidupan akademik dan aktivitas nonakademik menjadi bagian dari proses yang mengantarkannya meraih prestasi.

Melalui pencapaian tersebut, Raihanah membawa semangat “Discipline in Training, Excellence in Achievement”, bahwa kedisiplinan dalam proses latihan menjadi bagian penting dalam membangun pencapaian dan keunggulan dalam kompetisi.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FEB UNAIR lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, serta berani mengambil kesempatan untuk berkompetisi dan mengukir prestasi di tingkat yang lebih luas.