BERITA

MEMBANGUN KARIER CEMERLANG, FEB UNAIR BEKALI CALON WISUDAWAN HADAPI DINAMIKA DUNIA KERJA PROFESIONAL

MEMBANGUN KARIER CEMERLANG, FEB UNAIR BEKALI CALON WISUDAWAN HADAPI DINAMIKA DUNIA KERJA PROFESIONAL

(FEB NEWS) SURABAYA – Sebanyak 139 calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) mengikuti Pembekalan Wisudawan Periode Juni 2026 yang berlangsung di Aula KRT Fadjar Notonagoro FEB UNAIR pada Jumat (19/6/2026). Mengusung tema “Membangun Karier Cemerlang: Strategi Lulusan Baru Menghadapi Dinamika Dunia Kerja Profesional”, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para calon lulusan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja sekaligus memperluas jejaring profesional.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNAIR menyampaikan ucapan selamat kepada para calon wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari hubungan antara mahasiswa dan almamater. Sebaliknya, para lulusan diharapkan tetap menjaga komunikasi dengan fakultas, aktif dalam jejaring alumni, serta turut berkontribusi terhadap pengembangan institusi.

Menurutnya, alumni memiliki peran strategis dalam mendukung reputasi dan pencapaian FEB UNAIR di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan alumni, termasuk memberikan respons terhadap survei yang berkaitan dengan penilaian dan pemeringkatan perguruan tinggi. Dekan juga mengajak para lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berkarya serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia profesional.

Pada kesempatan yang sama, FEB UNAIR juga memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik dan wisudawan berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik maupun nonakademik yang telah diraih selama masa studi. Untuk jenjang Sarjana, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Cherry Amanda Hendrike dari Program Studi S1 Ilmu Ekonomi dengan IPK 3,88. Sementara itu, predikat wisudawan terbaik jenjang Magister diraih oleh Syanisma Khansa Indirwan dari Program Studi S2 Sains Ekonomi Islam dengan IPK 3,93, sedangkan wisudawan terbaik jenjang Doktor diraih oleh Nanang Setiawan dari Program Studi S3 Ilmu Akuntansi dengan IPK 3,92.

FEB UNAIR juga memberikan penghargaan kepada Nicholas Soesilo dari Program Studi S1 Akuntansi sebagai Wisudawan Terbaik dan Berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Prestasi Nicholas sebagai Juara 1 APA Awards Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen FEB UNAIR dalam mendorong budaya unggul, prestasi, dan semangat pembelajaran berkelanjutan di kalangan mahasiswa.

Turut hadir memberikan semangat dan nasehat, Sekretaris IKAFE, Mohammad Riza Fahlevi, menekankan bahwa tantangan dunia kerja saat ini menuntut lulusan untuk tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga membangun jejaring dan kapasitas diri secara berkelanjutan.

Menurutnya, IKAFE hadir sebagai jembatan yang menghubungkan para lulusan dengan alumni FEB UNAIR yang telah berkiprah di berbagai sektor. Melalui program mentoring, penguatan jejaring, hingga agenda strategis seperti CEO Talk, IKAFE berupaya membuka akses yang lebih luas bagi para lulusan untuk memperoleh wawasan, pengalaman, dan peluang karier di tingkat nasional. Program tersebut diharapkan dapat membantu lulusan beradaptasi lebih cepat dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas jaringan profesional sejak awal karier.

Sebagai bagian dari pembekalan, FEB UNAIR menghadirkan Theresia Pratiwi Hastari, Regional Operations Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3. Dalam paparannya, ia mengajak para calon wisudawan untuk memahami realitas dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis. Menurutnya, keberhasilan tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang kerap diwarnai tantangan, kegagalan, dan pembelajaran yang berkelanjutan.

Theresia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi telah mengubah lanskap ketenagakerjaan secara signifikan. Otomatisasi dan transformasi digital telah mengubah kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk industri perbankan. Kondisi tersebut menuntut lulusan untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, kemauan belajar sepanjang hayat, serta keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri.

Ia juga menyoroti bahwa peluang karier saat ini tidak hanya tersedia di sektor formal, tetapi juga terbuka luas melalui sektor bisnis, ekonomi kreatif, dan kewirausahaan. Oleh karena itu, para lulusan didorong untuk mengenali potensi diri, menentukan tujuan karier secara jelas, serta berani mengambil peluang yang sesuai dengan nilai dan aspirasi masing-masing.

Sementara itu, sesi berikutnya menghadirkan Rina Prabawati, Direktur PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) sekaligus alumni FEB UNAIR. Dalam materi bertajuk “Navigasi Karier di Era Digital dan AI”, Rina mengajak para calon wisudawan untuk memahami berbagai tantangan yang akan dihadapi saat bertransisi dari dunia kampus menuju dunia profesional.

Menurutnya, perbedaan ekspektasi dan realitas dunia kerja sering kali menjadi tantangan awal bagi lulusan baru. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan kepekaan dalam membangun hubungan kerja menjadi modal penting untuk berkembang di lingkungan profesional. Ia juga mendorong peserta untuk memanfaatkan setiap kesempatan membangun jejaring, termasuk melalui interaksi dengan rekan kerja lintas divisi maupun mentor karier.

Lebih lanjut, Rina menekankan bahwa perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) tidak dapat dihindari. Namun demikian, kemampuan yang tidak mudah tergantikan oleh teknologi, seperti critical thinking, kreativitas, empati, profesionalitas, serta integritas, akan menjadi keunggulan utama yang harus dimiliki oleh lulusan. Karena itu, ia mengajak para calon wisudawan untuk terus berinvestasi pada pengembangan kapasitas diri, memperkuat personal branding, dan membangun reputasi profesional melalui karya serta kontribusi nyata.

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menggelar permainan interaktif Kahoot yang diikuti oleh para peserta. Sebanyak lima peserta berhasil meraih hadiah setelah memperoleh skor tertinggi. Selain itu, berbagai doorprize turut dibagikan kepada peserta sehingga suasana pembekalan berlangsung semakin meriah dan penuh antusiasme.

Melalui kegiatan pembekalan ini, FEB UNAIR berharap para lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi insan yang adaptif, berintegritas, dan berdaya saing global. Dengan bekal kompetensi akademik, jejaring alumni, serta wawasan profesional yang diperoleh selama pembekalan, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan bangsa.