pov editor and review feb ua 1(HIMA PDIA NEWS) Kamis, 20 Maret 2025 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman akademisi dan peneliti mengenai standar publikasi di jurnal bereputasi, TTS Series 3 mengangkat tema "POV Editor dan Reviewer Jurnal Scopus Bereputasi" dalam diskusi akademik yang bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai proses editorial dan penilaian artikel di jurnal bereputasi.

Acara yang digelar secara daring melalui Zoom ini menghadirkan Saarce Elsye Hatane, SE., M.BA., CA., AK., CMA—editor dan reviewer di berbagai jurnal Scopus Q1/Q2, dosen Universitas Kristen Petra, serta mahasiswa PDIA Universitas Airlangga. Sebagai moderator, hadir Agung Prasetyo Nugroho Wicaksono, SE., MA, yang merupakan Managing Editor Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan (JRAK), dosen Universitas Muhammadiyah Malang, sekaligus mahasiswa PDIA Universitas Airlangga. Diskusi ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan dihadiri oleh akademisi, peneliti, serta mahasiswa yang ingin memahami lebih dalam tentang strategi publikasi di jurnal bereputasi.

Dalam pemaparannya, Saarce Elsye Hatane menjelaskan secara mendalam bagaimana standar kualitas dalam jurnal-jurnal Scopus Q1/Q2 diterapkan serta berbagai tantangan yang dihadapi oleh para penulis dalam proses publikasi. “Proses peer-review yang ketat bertujuan untuk memastikan bahwa setiap artikel memiliki kontribusi akademik yang signifikan serta memenuhi standar etika penelitian,” ujarnya.

Beberapa aspek krusial yang dibahas dalam sesi ini meliputi:
1. Pentingnya melihat Call for Papers agar artikel sesuai dengan cakupan jurnal.
2. Meninjau setidaknya 50 artikel dengan 80% referensi berasal dari lima tahun terakhir untuk memastikan relevansi dan kebaruan penelitian.
3. Memahami jumlah publikasi dalam jurnal tertentu untuk mengidentifikasi peluang publikasi.
4. Penyusunan submission title yang tidak terlalu panjang agar lebih menarik bagi editor dan reviewer.
5. Penjelasan langkah demi langkah dari proses pengelolaan jurnal, termasuk pembagian kerja editor.
6. Tantangan dalam menunggu tanggapan dari reviewer, yang sering kali memakan waktu lama.
7. Pentingnya menulis artikel dengan perspektif sebagai reviewer untuk memastikan kualitas akademik dan orisinalitas penelitian.

pov editor and review feb ua 2Diskusi interaktif menjadi bagian menarik dari acara ini, di mana peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan langsung terkait strategi menembus jurnal bereputasi, tantangan dalam menghadapi revisi dari reviewer, hingga tips dalam meningkatkan kualitas manuskrip. Moderator, Agung Prasetyo Nugroho Wicaksono, juga