

(KSPM NEWS) Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Airlangga bekali associate KSPM UNAIR melalui kegiatan Bachelor of Capital Market (BCM) 2026. Aktivitas tersebut berupa pembelajaran internal yang diakhiri dengan sesi final presentation pada 11 Februari – 1 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 64 peserta yang merupakan bagian dari internal KSPM UNAIR.
Namun, ada catatan kritis. Kegiatan seperti BCM memang penting, tetapi apakah cukup untuk menciptakan investor muda yang tidak sekadar literate secara teknik, tapi juga sadar risiko dan etika pasar?
Sebab, literasi tanpa diimbangi budaya investasi yang sehat hanya akan melahirkan spekulan instan. KSPM UNAIR tampaknya menyadari hal itu dengan menekankan lingkungan pembelajaran yang suportif dan berkelanjutan.
Sehingga berangkat dari kebutuhan pengetahuan yang kuat bagi anggota baru KSPM, BCM 2026 dirancang sebagai program pembelajaran terstruktur baik secara aspek teori sekaligus pemahaman aplikatif.
BCM 2026 bertujuan membekali peserta dengan pemahaman komprehensif melalui pengajaran materi, seperti analisis teknikal, analisis fundamental, valuasi perusahaan, serta pengenalan berbagai instrumen di pasar modal.
Selama kegiatan berlangsung, suasana pembelajaran berjalan interaktif melalui diskusi antara audiens dengan pembicara, kemudian dilakukan evaluasi berupa sesi kuis untuk mengetahui seberapa dalam pemahaman peserta mengenai materi yang disampaikan. Materi yang diujikan berupa equity research terhadap emiten yang dipilih oleh masing-masing kelompok bersama mentornya.
Selama sesi final, kelompok 2 (Dwikora) berhasil menjadi pemenang atas performa analisis dan presentasi terbaik. “The man who moves a mountain begins by carrying away small stones. Melalui BCM 2026, kami berharap seluruh peserta baik yang menjadi pemenang atau tidak dapat memiliki bekal ilmu capital market yang kuat sehingga mampu meningkatkan kesiapan dalam mengarungi perjalanan di KSPM,” ujar Ketua Pelaksana BCM 2026.
Melalui BCM 2026, KSPM UNAIR berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang suportif dan berkelanjutan bagi pengembangan kompetensi anggotanya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi langkah awal membentuk anggota yang siap berkontribusi di bidang pasar modal.
Selanjutnya, BCM dapat menjadi program pembelajaran yang konsisten, relevan dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan kapasitas anggota KSPM UNAIR, sehingga mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di industri keuangan.
Penulis: Muhammad Dafa Nasrullah
Editor: Sintya Alfafa