BERITA

COMDEV 2026 Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa untuk Pemberdayaan Desa Begaganlimo

COMDEV 2026 Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa untuk Pemberdayaan Desa Begaganlimo

(HIMA S1 IE NEWS) Community Development (COMDEV) 2026 HIMA Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga telah sukses diselenggarakan pada 12–19 Juli 2026 di Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 45 panitia yang berkolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan, serta peningkatan kesadaran sosial.

Selama delapan hari pelaksanaan, Desa Begaganlimo dipenuhi semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Sebanyak 45 panitia bekerja sama dengan perangkat desa dan warga. Hadir Ketua HIMA Ilmu Ekonomi 2026 Reginaldy Ahmad Nejadika, Ketua HIMA Akuntansi UINSA Ahmad Fiyan, serta Kepala Desa Begaganlimo Joko Suroso.

Menurut Ketua HIMA Ilmu Ekonomi 2026, ‘Community Development 2026 bukan sekadar kegiatan pengabdian masyarakat, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.’

Ucapan terima kasih, juga disampaikan oleh Kepala Desa Begaganlimo, ‘Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan mahasiswa yang telah berkontribusi bagi Desa Begaganlimo. Program-program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.’

Community Development (COMDEV) 2026 mengimplementasikan berbagai program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi Medical Check-Up (SDGs 3), Sosialisasi Penggunaan Pestisida Alami (SDGs 2 dan 12), Sosialisasi Paving Block dari Limbah Plastik (SDGs 11 dan 12), Kerja Bakti serta Senam Bersama (SDGs 3, 11, dan 15), hingga rangkaian Pembukaan dan Penutupan kegiatan (SDGs 17). Seluruh program dirancang untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, praktik pertanian yang lebih berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat desa.

Melalui implementasi tersebut, Community Development 2026 menghasilkan peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan. Dampak yang diharapkan adalah tumbuhnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta terbangunnya sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Desa Begaganlimo.

Community Development 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga membangun fondasi menuju pembangunan desa yang lebih berkelanjutan.

Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian sosial, Community Development 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaksanaan program pengabdian masyarakat berikutnya, sekaligus mempertegas peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Penulis : Elbert Nathanael D