BERITA

FALAH 2026 KSEI ACSES FEB UNAIR, PERKUAT INTELEKTUALITAS MAHASISWA DAN DORONG INOVASI EKONOMI SYARIAH NASIONAL

FALAH 2026 KSEI ACSES FEB UNAIR, PERKUAT INTELEKTUALITAS MAHASISWA DAN DORONG INOVASI EKONOMI SYARIAH NASIONAL

(AcSES NEWS) Pada hari Jumat, 25 September 2026 sampai dengan Sabtu, 26 September 2026 telah dilaksanakan kegiatan Festival Ilmiah Ekonomi Syariah 2026 (FALAH 2026) yang diselenggarakan oleh KSEI AcSES Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring bertempat di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB. Kegiatan FALAH 2026 diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai peserta dalam rangkaian kompetisi dan seminar yang berkaitan dengan ekonomi syariah.

Festival Ilmiah Ekonomi Syariah 2026 (FALAH 2026) merupakan salah satu program kerja terbesar yang diselenggarakan oleh KSEI AcSES Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan wawasan, intelektualitas, serta daya saing generasi muda di bidang ekonomi syariah. FALAH 2026 hadir sebagai wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan pemahaman, partisipasi aktif, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi syariah di tingkat nasional.

Pelaksanaan FALAH 2026 mengangkat semangat pengembangan ekonomi syariah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital dan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, inovatif, dan solutif dalam merespons berbagai tantangan ekonomi dan bisnis syariah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi peserta untuk memperluas wawasan dan jejaring dengan mahasiswa dari berbagai daerah, akademisi, praktisi terhadap perkembangan ekonomi syariah.

Pada hari pertama yaitu tanggal 25 September 2026, kegiatan FALAH 2026 diawali dengan rangkaian pembukaan yang menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian acara. Pembukaan berlangsung secara tertib dan kondusif. Kemudian setelah itu terdapat seminar tentang saham yang diisi secara langsung oleh pihak dari IDX dan IPOT.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai rangkaian kompetisi yang telah disiapkan oleh panitia. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Kompetisi Karya Tulis Ilmiah, Lomba Business Plan dan Olimpiade Ekonomi Islam. Setiap kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman dan ruang pembelajaran yang berbeda kepada peserta sesuai dengan bidang dan minat masing-masing.

Pada Kompetisi Karya Tulis Ilmiah, peserta diberikan kesempatan untuk menuangkan gagasan dan hasil pemikiran mengenai berbagai isu ekonomi syariah secara sistematis dan akademis. Kegiatan ini mendorong peserta untuk melakukan analisis terhadap permasalahan yang berkembang serta menawarkan gagasan dan solusi yang relevan dengan kebutuhan ekonomi syariah saat ini.

Selanjutnya, Lomba Business Plan menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan ide bisnis yang inovatif dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip ekonomi dan bisnis syariah. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dituntut untuk menghasilkan ide usaha, tetapi juga menyusun strategi bisnis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memiliki potensi untuk diterapkan secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan Olimpiade Ekonomi Islam bertujuan untuk menguji dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep serta penerapan ekonomi Islam. Peserta dituntut untuk mengembangkan kemampuan berpikir cepat, kritis, dan analitis dalam menjawab berbagai persoalan yang berkaitan dengan ekonomi syariah.

Selain rangkaian kompetisi, FALAH 2026 turut menghadirkan Seminar Bisnis Islam (SEMBIS) dan Kajian Fiqih Muamalah (KAFILAH) pada hari kedua yaitu tanggal 26 September 2026, sebagai ruang edukasi dan diskusi yang mempertemukan peserta dengan narasumber dari kalangan akademisi maupun praktisi. Melalui seminar ini, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan bisnis Islam serta berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan prinsip ekonomi syariah di tengah perkembangan teknologi dan dunia bisnis yang semakin dinamis. Kegiatan ini juga dapat memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai fiqih muamalah serta penerapannya dalam aktivitas ekonomi dan bisnis.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib dan antusias. Interaksi antara peserta, panitia, narasumber, maupun pihak-pihak yang terlibat menciptakan suasana kegiatan yang edukatif dan kolaboratif. Selain memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru, peserta juga memiliki kesempatan untuk membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pelaksanaan FALAH 2026 juga menjadi bentuk kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Melalui kegiatan edukatif dan pengembangan kapasitas peserta, FALAH 2026 mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Pengembangan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan turut mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), sementara pembahasan mengenai transformasi digital dan pemberdayaan UMKM sejalan dengan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Selain itu, keterlibatan berbagai perguruan tinggi, akademisi, praktisi, dan mitra strategis dalam kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, seluruh rangkaian acara FALAH 2026 diakhiri dengan sesi penutupan dan awarding rangkaian kompetisi yang telah dilaksanakan. Pada sesi tersebut, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pihak yang terlibat, serta mitra yang telah mendukung keberlangsungan kegiatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi sebagai bentuk arsip dan dokumentasi resmi pelaksanaan FALAH 2026.

Melalui terlaksananya Festival Ilmiah Ekonomi Syariah 2026 (FALAH 2026), diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai ekonomi syariah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan inovatif, serta mengembangkan potensi diri melalui pengalaman akademik dan kompetitif. Selain itu, FALAH 2026 diharapkan dapat menjadi wadah yang mendorong lahirnya generasi muda yang progresif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi syariah Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, serta responsif terhadap perkembangan zaman.