BERITA

AcSES FEB UNAIR Dorong Mahasiswa Kembangkan Karya Tulis Ilmiah melalui KBKTI 2026

AcSES FEB UNAIR Dorong Mahasiswa Kembangkan Karya Tulis Ilmiah melalui KBKTI 2026

(AcSES NEWS) — Kemampuan menyusun karya tulis ilmiah menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan berbasis riset. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Divisi Research and Paper UKMF Penalaran Association of Sharia Economics Studies (AcSES) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga menyelenggarakan Kelompok Belajar Karya Tulis Ilmiah (KBKTI) 2026 pada 28 Agustus, 7 September, dan 15 September 2026. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom serta secara luring dan hybrid.

KBKTI dirancang untuk membantu mahasiswa memahami proses penyusunan karya tulis ilmiah, mulai dari pengembangan gagasan hingga penyusunan naskah yang sistematis dan sesuai kaidah akademik. Kegiatan ini menyasar anggota AcSES, mahasiswa FEB UNAIR, serta mahasiswa umum yang ingin mengembangkan kemampuan riset dan penulisan ilmiah.

Belajar, Berdiskusi, dan Mengembangkan Gagasan

Rangkaian KBKTI dibagi menjadi kegiatan eksternal dan internal. Pada sesi eksternal, peserta mengikuti pemaparan materi dari narasumber mengenai penyusunan karya tulis ilmiah, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Sesi internal kemudian menjadi ruang pendampingan dan pembahasan lebih mendalam bersama mentor agar peserta dapat menerapkan materi dalam proses penulisan.

Melalui rangkaian tersebut, KBKTI tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga mendorong peserta untuk mulai menyusun karya secara kolaboratif. Diskusi dan pendampingan diharapkan membantu peserta menata gagasan, memahami kaidah penulisan, serta mengembangkan pola pikir kritis dan budaya riset.

Dari Materi ke Penyusunan Karya

Pelaksanaan KBKTI Eksternal berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 secara daring melalui Zoom. Kegiatan internal dilanjutkan pada Senin, 7 September 2026 dan Selasa, 15 September 2026 melalui pertemuan luring dan hybrid. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban kegiatan, KBKTI diikuti oleh 56 peserta dan menghasilkan empat kelompok internal yang menyusun karya tulis ilmiah.

Kami berharap KBKTI dapat membantu mahasiswa memahami proses penyusunan karya tulis ilmiah dengan lebih terarah, mulai dari mengembangkan ide hingga menyusun naskah sesuai kaidah akademik. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin percaya diri untuk meneliti, berdiskusi, dan menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat serta dapat dikembangkan untuk mengikuti kompetisi maupun publikasi ilmiah,” ujar Novia Chelsea Nanda R., Ketua Pelaksana KBKTI 2026.

Mendorong Budaya Riset dan Pendidikan Berkualitas

KBKTI berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui pembelajaran, diskusi, dan pendampingan, kegiatan ini mendukung pengembangan keterampilan akademik serta kesempatan belajar yang relevan bagi mahasiswa. Penguatan kemampuan riset dan penulisan juga dapat menjadi bekal untuk mengikuti kompetisi maupun mengembangkan publikasi ilmiah pada masa mendatang.

Hasil berupa empat kelompok karya tulis ilmiah menjadi langkah awal untuk menerapkan materi yang diperoleh selama kegiatan. Keberlanjutan manfaat KBKTI dapat diperkuat melalui pendampingan lanjutan, penyempurnaan naskah, dan dorongan bagi peserta untuk mengembangkan karya mereka sesuai standar akademik.

Melalui KBKTI 2026, Divisi Research and Paper UKMF Penalaran AcSES FEB UNAIR berupaya menyediakan ruang belajar yang membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan menulis ilmiah secara sistematis. Kolaborasi antara panitia, narasumber, mentor, dan peserta menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran tersebut.

Ke depan, penguatan tindak lanjut dan pendampingan diharapkan dapat membantu karya yang telah dirintis berkembang lebih jauh serta menumbuhkan budaya riset dan integritas akademik di lingkungan mahasiswa.

Penulis: Mia Ramadhana