

(FEB NEWS) Dayyinah Fatimah Arif, mahasiswi semester 5 Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), berkesempatan menjadi salah satu delegasi dalam AUN Summer Camp 2026 yang diselenggarakan oleh ASEAN University Network (AUN) bersama Universiti Malaya (UM). Program tersebut diikuti oleh 60 mahasiswa internasional dari negara-negara ASEAN serta ASEAN Plus Three.
Mengusung tema “Blue Horizons: Advancing Sustainable Oceans”, UM-AUN Summer Camp 2026 berlangsung pada 1–12 September 2026 di Universiti Malaya, Malaysia. Program ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai kelautan dan keberlanjutan sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk membangun jejaring internasional, bertukar perspektif, serta memahami keberagaman budaya di kawasan ASEAN dan negara mitra.
Selama program berlangsung, peserta mengikuti berbagai kegiatan akademik yang membahas isu keberlanjutan pesisir dan laut melalui sejumlah modul, di antaranya Biodiversity, Biotechnology, Climate Change, dan Sustainable Development. Peserta juga mengikuti kegiatan praktikum laboratorium sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Dalam modul Biodiversity, peserta mempelajari konsep ASEAN Blue Economy, sedangkan modul Sustainable Development turut membahas aspek pariwisata. Materi tersebut memberikan perspektif mengenai hubungan antara keberlanjutan lingkungan dan pengembangan ekonomi. Bagi Dayyinah sebagai mahasiswa Manajemen, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam perspektif bisnis dan pembangunan.
Pembelajaran kemudian diperkuat melalui kegiatan lapangan dan survei di kawasan Port Dickson dan Tanjung Tuan. Peserta mengikuti pendakian menuju Rumah Api Tanjung dan Hutan Rekreasi Tanjung Tuan, melakukan survei terumbu karang dan rumput laut di Pantai Blue Lagoon, serta mengunjungi Pusat Ikan Hias Port Dickson.
Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengenali ekosistem pesisir dan laut serta memahami pentingnya konservasi keanekaragaman hayati. Selain kegiatan akademik dan lapangan, peserta juga mengikuti tur budaya dan berbagai aktivitas kebudayaan yang memperkenalkan kehidupan masyarakat Malaysia. Interaksi bersama mahasiswa dari berbagai negara menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan dan perspektif internasional peserta.
Sebagai bagian dari rangkaian akhir program, peserta mengikuti presentasi final untuk menyampaikan hasil pembelajaran selama kegiatan summer camp, pengalaman, serta rekomendasi terkait keberlanjutan di Port Dickson. Keragaman latar belakang peserta mendorong terjadinya pertukaran gagasan dan perspektif dalam menyusun solusi terhadap isu keberlanjutan.
Dalam kelompoknya, Dayyinah turut berkontribusi dalam menyusun rekomendasi bagi Port Dickson dengan mengangkat konsep sustainable business. Gagasan tersebut menekankan pentingnya pengembangan aktivitas ekonomi yang mampu menciptakan nilai ekonomi dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Melalui gagasan tersebut, Dayyinah bersama anggota kelompoknya berhasil meraih Juara I dalam presentasi akhir UM-AUN Summer Camp 2026. Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan berbagai perspektif dan gagasan terkait isu keberlanjutan dalam konteks internasional.
Bagi Dayyinah, keikutsertaan dalam UM-AUN Summer Camp 2026 memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan berkolaborasi dan berkomunikasi dalam lingkungan multikultural. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memahami perkembangan ekonomi dan bisnis internasional, khususnya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas bisnis di masa mendatang.
Keikutsertaan Dayyinah dalam program ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program UM-AUN Summer Camp 2026 mengangkat SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Laut, serta SDG 15 tentang Ekosistem Daratan. Selain itu, dari aspek pendidikan, kegiatan pembelajaran, praktikum, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa juga sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Pembelajaran mengenai perubahan iklim dan keberlanjutan mendukung SDG 13, melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran terhadap isu perubahan iklim. Dalam rangkaian program, peserta memperoleh pembelajaran mengenai infrastruktur berkelanjutan yang berkaitan dengan SDG 9. Sementara itu, presentasi final menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan gagasan dan inovasi dalam merumuskan rekomendasi terkait keberlanjutan. Selain itu, kegiatan survei terumbu karang, rumput laut, pembelajaran biodiversitas, serta pengenalan ekosistem pesisir dan laut mendukung SDG 14, melalui pemahaman mengenai pentingnya perlindungan dan pemulihan ekosistem laut dan pesisir. Sementara itu, kegiatan pembelajaran biodiversitas serta pengenalan ekosistem daratan di kawasan Tanjung Tuan turut mendukung SDG 15 melalui peningkatan pemahaman mengenai konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem daratan.
#SDG4 #SDG9 #SDG13 #SDG14 #SDG15
Source: UM-AUN SUMMER CAMP 2026 BROCHURE