BERITA

FEB UNAIR Terima Kunjungan Kerja Panja BKSAP DPR RI, Bahas Diplomasi Parlemen dan Dinamika Ekonomi Global

FEB UNAIR Terima Kunjungan Kerja Panja BKSAP DPR RI, Bahas Diplomasi Parlemen dan Dinamika Ekonomi Global

(FEB NEWS) SURABAYA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPPPI DPR RI dalam rangka diskusi mengenai diplomasi parlemen serta berbagai isu ekonomi global. Pertemuan yang berlangsung di FEB UNAIR tersebut menjadi forum pertukaran gagasan antara unsur legislatif dan akademisi, khususnya dalam melihat tantangan perdagangan internasional Indonesia di tengah perubahan lingkungan ekonomi dan geopolitik global.

Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh lima delegasi BKSAP DPPPI DPR RI, yakni Ravindra Airlangga, B.A., M.S., selaku Wakil Ketua BKSAP sekaligus Ketua Panja; Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., selaku Ketua BKSAP; Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M., selaku Anggota BKSAP; Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag., selaku Anggota BKSAP; serta Surya Utama, S.I.P., selaku Anggota BKSAP.

Kehadiran jajaran BKSAP DPR RI di FEB UNAIR menjadi bagian dari agenda diskusi dan kunjungan kerja Panja yang memberikan ruang bagi delegasi untuk memperoleh perspektif akademik mengenai isu-isu yang berkaitan dengan perdagangan internasional dan dinamika ekonomi global. Dalam berbagai agenda BKSAP, diplomasi parlemen juga menjadi salah satu instrumen hubungan luar negeri yang dijalankan melalui interaksi dan kerja sama antarparlemen.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan FEB UNAIR, Prof. Dr. Rudi Purwono. Dalam sambutannya, Prof. Rudi menyambut hangat kedatangan rombongan BKSAP DPR RI ke lingkungan FEB UNAIR. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan lintas kelembagaan tersebut dan menekankan pentingnya interaksi antara dunia akademik dan lembaga legislatif dalam memperluas wawasan mengenai persoalan nasional maupun perkembangan global.

Menurut Prof. Rudi, ruang dialog antara akademisi dan legislatif dapat menjadi sarana untuk mempertemukan kajian berbasis akademik dengan kebutuhan pembahasan kebijakan publik. Pertemuan tersebut juga memberikan kesempatan bagi sivitas akademika FEB UNAIR untuk berkontribusi melalui perspektif keilmuan ekonomi dalam memahami perkembangan perdagangan dan perekonomian internasional.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ravindra Airlangga, B.A., M.S., selaku Wakil Ketua BKSAP DPR RI sekaligus Ketua Panja. Ravindra menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan sivitas akademika FEB UNAIR. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi delegasi BKSAP untuk memperoleh perspektif akademik sekaligus mendiskusikan berbagai isu yang berkaitan dengan dinamika ekonomi dan hubungan internasional.

Selanjutnya, Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., selaku Ketua BKSAP DPR RI, menyampaikan penjelasan mengenai ruang lingkup delegasi Panja dalam kunjungan kerja tersebut. Kehadiran BKSAP di FEB UNAIR menjadi bagian dari proses pengumpulan perspektif dan informasi melalui dialog dengan akademisi terkait isu-isu strategis yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan Indonesia dalam lingkungan global.

Forum kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari tiga akademisi FEB UNAIR, yakni Prof. Dr. Rossanto Dwi Handoyo, S.E., M.Si., Ph.D.; Dr. Miguel Angel Esquivias Padilla, IE., M.SE.; serta Angga Erlando, S.E., M.Ec.Dev. Ketiganya memberikan perspektif akademik mengenai tantangan dan peluang perdagangan internasional Indonesia di tengah dinamika ekonomi global, termasuk hasil kajian mengenai nilai tukar dan ekspor Jawa Timur.

Pembahasan tersebut memberikan konteks akademik terhadap sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam hubungan ekonomi internasional. Kajian mengenai perdagangan, nilai tukar, dan ekspor Jawa Timur juga memberikan gambaran mengenai bagaimana perkembangan ekonomi global dapat berkaitan dengan aktivitas perdagangan pada tingkat regional.

Pertemuan turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FEB UNAIR beserta jajaran pengelola mahasiswa doktoral FEB UNAIR. Kehadiran unsur pimpinan dan pengelola pendidikan doktoral tersebut memperkuat keterlibatan FEB UNAIR dalam membangun forum akademik yang mempertemukan penelitian, pendidikan, dan isu kebijakan publik.

Bagi FEB UNAIR, kunjungan kerja ini menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan gagasan dengan berbagai pemangku kepentingan. Diskusi antara BKSAP DPR RI dan akademisi FEB UNAIR juga membuka ruang bagi pemanfaatan perspektif serta hasil kajian akademik dalam memahami perkembangan perdagangan internasional, ekonomi global, dan dinamika geopolitik yang berkaitan dengan Indonesia. BKSAP sendiri dalam berbagai agenda resminya menempatkan penguatan diplomasi parlemen dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menghadapi dinamika global.

Melalui kunjungan kerja Panja BKSAP DPR RI, FEB UNAIR terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengembangan gagasan ekonomi yang relevan dengan persoalan nasional dan global. Interaksi antara akademisi dan lembaga legislatif diharapkan dapat memperluas ruang dialog berbasis pengetahuan serta mempertemukan perspektif akademik dengan kebutuhan pembahasan isu strategis Indonesia di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penguatan pertukaran pengetahuan dan wawasan akademik, serta SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions melalui dialog antarlembaga dan penguatan institusi yang mendukung tata kelola publik. Selain itu, pertemuan antara FEB UNAIR dan BKSAP DPR RI mencerminkan semangat SDG 17: Partnerships for the Goals melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara dalam membahas tantangan pembangunan dan dinamika global.