BERITA

HINDARI RISIKO PENIPUAN ONLINE: TIM EKSPEDISI PATRIOT 18 UNIVERSITAS AIRLANGGA BEKALI PELAKU UMKM LOKAL PRAFI CARA ANTISIPASI MODUS PENIPUAN ONLINE

HINDARI RISIKO PENIPUAN ONLINE: TIM EKSPEDISI PATRIOT 18 UNIVERSITAS AIRLANGGA BEKALI PELAKU UMKM LOKAL PRAFI CARA ANTISIPASI MODUS PENIPUAN ONLINE

(FEB NEWS) __Tim Ekspedisi Patriot 18 Universitas Airlangga (UNAIR) yang berlokasi di Kawasan Transmigrasi Prafi, Manokwari, Papua Barat menyelenggarakan kegiatan pelatihan mengenai literasi keuangan digital bertemakan “Jualan Online Aman: Cara Melindungi Uang dan Dagangan Kita dari Penipu”. Kegiatan ini diselenggarakan di Manokwari Anggur (Kebun Anggur), SP 4, Kampung Udapi Hilir pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Tim yang diketuai oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, ibu Dr. Fatin Fadhilah Hasib, SE., M.Si. dan beranggotakan 3 alumni dari Universitas Airlangga, 1 alumni dari Universitas Gajah Mada, dan 1 alumni dari Universitas Muria Kudus, yaitu Haidar Afifudin Fawwaz, Titin Nurazizah, Muhammad Fikri Alfiansyah, Abdusyahid Naufal Fathullah, dan Anysa Puji Rahayu menggelar pelatihan ini yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman pelaku UMKM lokal dalam memanfaatkan teknologi digital secara aman.

Dalam era pemasaran modern, pemanfaatan pemasaran digital melalui aplikasi singkat dan media sosial, seperti Whatsapp, Facebook, dan Instagram menjadi langkah yang baik untuk membuka peluang perluas pemasaran bagi pelaku UMKM, khususnya di Kawasan Transmigrasi Prafi, Manokwari, Papua Barat. Namun, kewaspadaan terkait maraknya kasus modus penipuan online dan kejahatan siber menjadi salah satu faktor yang perlu ditingkatkan, khususnya untuk para pelaku UMKM.

Dalam pemaparannya, Abdusyahid Naufal Fathullah selaku pemateri menjelaskan bahwa terdapat tiga modus penipuan online yang marak digunakan, yaitu modus struk pembelian palsu dan pura-pura memborong jumlah dagangan dalam skala besar, modus pengiriman tautan dan file rekayasa/palsu, dan terakhir modus teknik manipulasi psikologis. Tiga modus tersebut menjadi modus paling marak digunakan, khususnya pada target korban pelaku UMKM. Namun, hal tersebut tentu dapat diantisipasi sedari dini, agar pelaku UMKM tidak masuk kedalam perangkap modus penipuan online tersebut, pungkasnya.

Beberapa langkah antisipasi dapat dilakukan oleh para pelaku UMKM untuk mencegah kerugian finansial. Terdapat beberapa prinsip kewaspadaan yang harus diingat oleh para pelaku UMKM, yaitu selalu melakukan pengecekan saldo secara mandiri ketika terdapat transaksi pembelian, menjaga kerahasian data pribadi dan tidak menyebarluaskan data seperti pin atm, kode OTP, serta dokumen pribadi seperti KTP, selalu melakukan konfirmasi dan pengecekan ulang. Apabila terlanjur menjadi sasaran korban penipuan, diharapkan untuk pelaku UMKM melakukan langkah cepat, seperti menutup komunikasi, menyimpan bukti percakapan serta nomor rekening pelaku, dan langsung menghubungi pihak berwenang atau pihak bank untuk melakukan pemblokiran nomor rekening.

Dengan memberikan pemahaman terkait keamanan transaksi digital, kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot 18 Universitas Airlangga ini selaras dengan program SDGs nomor 8, yaitu memperkuat ketahanan usaha lokal agar dapat terus tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian daerah secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan program SDGs nomor 9, yaitu pemanfaatan mobile banking dan media digital secara bijak merupakan bentuk inovasi untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal dan yang terakhir kegiatan ini juga selaras dengan program SDGs nomor 17, yaitu kegiatan ini merepresentasikan sinergi dan kolaborasi perguruan tinggi melalui Tim Ekspedisi Patriot 18 Universitas Airlangga bersama masyarakat dan pelaku usaha di Kawasan Transmigrasi Prafi untuk mempercepat transformasi digital yang aman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di kawasan Prafi semakin percaya diri dan cermat dalam menjalankan bisnis secara online guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.