BERITA

SEMINAR KOPERASI DI ERA DIGITAL: PERKUAT RELEVANSI DAN INOVASI PERKOPERASIAN MAHASISWA

SEMINAR KOPERASI DI ERA DIGITAL: PERKUAT RELEVANSI DAN INOVASI PERKOPERASIAN MAHASISWA

(KOPSI NEWS) – Sebagai upaya memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perkembangan perkoperasian di era digital, Kelompok Studi Perkoperasian (KOPSI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga melalui kolaborasi antara divisi Education and Training (EnT) dan Research and Development (RnD) menyelenggarakan Seminar KOPSI 2026 bertajuk “Koperasi di Era Digital: Antara Relevansi dan Inovasi” pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu secara luring di Aula Soepoyo FEB UNAIR dan secara daring, sehingga dapat diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan baru mengenai tantangan dan peluang pengembangan koperasi di tengah perkembangan teknologi. Seminar ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan literasi perkoperasian, memperluas perspektif mengenai pentingnya inovasi dalam pengelolaan koperasi, serta mendorong pemahaman mengenai strategi adaptasi agar koperasi tetap relevan dan berkelanjutan di era digital.

Rangkaian Seminar KOPSI 2026 diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Airlangga, dan Mars Koperasi, serta sambutan. Rangkaian pembukaan tersebut menjadi pengantar sebelum peserta mengikuti sesi utama seminar yang mengangkat tema “Koperasi di Era Digital: Antara Relevansi dan Inovasi”.

Sesi seminar menghadirkan Ibu Putri Ulfa Kamalia, S.Pd., M.Pd., selaku dosen Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang mengampu mata kuliah Manajemen Koperasi dan Ekonomi Koperasi, sebagai narasumber. Dalam sesi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkoperasian, khususnya terkait relevansi koperasi di tengah perkembangan teknologi serta pentingnya inovasi dalam mendukung keberlanjutan koperasi di era digital. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan menggali pemahaman lebih lanjut mengenai materi yang disampaikan.

Selain sesi seminar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengumuman juara lomba video kreatif dan poster, serta pengumuman finalis kompetisi business plan dan esai dalam rangkaian NEOCOOP-FEST 2026. Pengumuman tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap kreativitas, gagasan, dan kontribusi peserta dalam mengembangkan perspektif mengenai perkoperasian. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan dan dokumentasi bersama.

Melalui keseluruhan rangkaian kegiatan, Seminar KOPSI 2026 tidak hanya menjadi sarana edukasi dan pertukaran wawasan mengenai perkembangan koperasi di era digital, tetapi juga menjadi wadah untuk mengapresiasi kreativitas serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan perkoperasian.

Seminar KOPSI 2026 diikuti oleh 217 peserta, yang terdiri atas 83 peserta luring di Aula Soepoyo FEB UNAIR dan 134 peserta daring. Peserta kegiatan meliputi pengurus KOPSI, peserta lomba NEOCOOP-FEST 2026, serta masyarakat umum. Pelaksanaan seminar secara hybrid ini menjadi upaya untuk memperluas jangkauan edukasi perkoperasian sehingga dapat diakses oleh peserta dari berbagai kalangan.

Melalui seminar bertema “Koperasi di Era Digital: Antara Relevansi dan Inovasi”, peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan koperasi, tantangan di era digital, serta pentingnya inovasi dalam pengelolaan koperasi. Sesi diskusi dan tanya jawab juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan menggali pemahaman lebih lanjut mengenai materi yang disampaikan oleh narasumber.

“Melalui Seminar KOPSI 2026 ini, kami berharap peserta dapat memperoleh wawasan baru mengenai perkoperasian di era digital dan memahami pentingnya inovasi agar koperasi tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Farah Laily Firdausi Arief, PIC Seminar KOPSI 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan ketertarikan generasi muda terhadap koperasi serta mendorong penerapan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung pengembangan koperasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Seminar KOPSI 2026 bertajuk “Koperasi di Era Digital: Antara Relevansi dan Inovasi” menjadi sarana bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan koperasi serta memahami pentingnya inovasi dalam menghadapi transformasi digital. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu melihat peluang pengembangan koperasi, meningkatkan kepedulian terhadap perkoperasian, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung koperasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan ruang pembelajaran bagi pengurus KOPSI, peserta NEOCOOP FEST 2026, dan masyarakat umum untuk memperluas pengetahuan di luar pembelajaran formal. Penyampaian materi oleh narasumber serta sesi tanya jawab memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan pemahaman dan mengembangkan perspektif mengenai tantangan serta inovasi dalam pengelolaan koperasi di era digital.

Selain itu, seminar ini juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan pemahaman mengenai peran koperasi dalam mendorong kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan. Wawasan mengenai inovasi dan adaptasi digital diharapkan dapat mendorong peserta untuk berkontribusi dalam mengembangkan koperasi yang lebih kompetitif, memperkuat pemberdayaan ekonomi anggota, serta menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Melalui Seminar KOPSI 2026 bertajuk “Koperasi di Era Digital: Antara Relevansi dan Inovasi”, KOPSI FEB UNAIR berharap peserta dapat memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi dalam pengembangan koperasi di era digital. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan literasi perkoperasian, memperluas perspektif, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam memajukan koperasi. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mendukung pengembangan koperasi yang lebih inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Penulis: Intan Savillah Juliyanti Putri