
(FEB NEWS) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa FEB UNAIR. Tim Aamiin Paling Serius S1 Ekonomi Islam UNAIR berhasil meraih Juara 3 Nasional Business Plan dalam ajang Ignite Future Fest 2026: National Essay & Business Plan Competition yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Acara yang terselenggara pada 4โ5 April 2026 di Bandung tersebut diikuti oleh lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Prestasi tersebut diraih melalui inovasi berjudul Reco+: Inovasi Minuman dan Jelly Berbasis Musa acuminata, Zingiber officinale, dan Arenga pinnata sebagai Pemulihan Bertahap Pasca Aktivitas Lari.
Kompetisi berskala nasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menghadirkan ide bisnis inovatif yang berdampak serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Ketatnya kompetisi, tim UNAIR mampu menunjukkan keunggulan melalui konsep produk kesehatan berbasis bahan alami lokal yang aplikatif dan berpotensi dikembangkan secara komersial.
Suasana kompetisi berlangsung kompetitif sekaligus inspiratif. Energi acara terasa sejak sesi presentasi hingga pengumuman pemenang, terutama saat tim menampilkan gagasan terbaik mereka dengan penuh kreativitas dan kepercayaan diri.
Tim pengembang Reco+ terdiri dari Hidayah Nur Valentine, Wahdatil Izzah, Amanda Fatma Zuraidah, M. Athalah Riby, dan M. Danish Azka. Mereka mengusung konsep produk pemulihan pasca olahraga yang mengkombinasikan pisang sebagai sumber energi, jahe sebagai anti inflamasi alami, serta gula aren sebagai pemanis alami dan penambah energi. Produk ini dikemas dalam dua bentuk, yaitu minuman dan jelly, guna memberikan fleksibilitas konsumsi sesuai kebutuhan pemulihan tubuh.
โReco+ kami rancang sebagai solusi pemulihan yang sehat, praktis, dan berbasis bahan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi serta mudah diakses,โ ujar salah satu anggota tim. Ia menambahkan bahwa proses pengembangan produk dilakukan melalui riset mendalam agar dapat memberikan manfaat optimal bagi pengguna.
Ia juga menceritakan proses demi proses, mulai dari pengumpulan proposal, kurasi ide, hingga presentasi final di hadapan dewan juri. Selain itu, mereka melakukan riset kandungan nutrisi, uji formulasi produk, serta analisis pasar untuk memastikan inovasi yang diusung relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya bagi pelari dan individu dengan gaya hidup aktif.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung SDGs, khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Pemanfaatan bahan lokal juga membuka peluang pemberdayaan petani dan pelaku usaha kecil.
Penulis: Hidayah Nur Valentine
Editor: Sintya Alfafa