
(FEB NEWS) FEBPreneur merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan 2 minggu sekali dalam upaya peningkatan kemampuan kewirausahaan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
FEBPreneur minggu ini bertemakan ‘“Langkah Awal Mahasiswa Bangun Bisnis dari Nol: Zero to Founder”. Kegiatan ini digagas oleh Departemen Ekonomi Kreatif BEM FEB UNAIR dan WEBS UNAIR sebagai tangan kanan fakultas dalam pengembangan kewirausahaan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR. Kegiatan ini mengundang alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga yang telah sukses dalam berbisnis yaitu Kak Meurhio Andarasti dan Kak Nafis Adila Ayu F. sebagai Owner dari produk tas Verrelune.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Prof. Tika Widiastuti selaku Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Prof. Tika mengatakan “FEBPreneur harus menjadi ladang ilmu bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam menggali potensinya dalam berwirausaha”. Acara berlangsung dengan seru mengingat perjalanan kak Rhio dan Kak Adila yang sangat berliku dalam merintis bisnis. Akhir acara, banyak pertanyaan dari mahasiswa kepada Kak Rhio dan Kak adila mengenai jatuh-bangunnya dalam memulai bisnis sampai sebesar sekarang.
Kedepannya FEBPreneur akan terus dilaksanakan rutin 2 minggu sekali dengan konsep yang berbeda-beda. Selain itu, Himpunan Mahasiswa (HIMA) tiap program studi nantinya juga akan dilibatkan menjadi penanggung jawab FEBPreneur supaya acara yang diadakan lebih beragam dan lebih berdampak bagi mahasiswa.
FEBPreneur memiliki kontribusi strategis terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan non-formal yang memperkaya wawasan dan keterampilan praktis di luar ruang kuliah (SDG 4), tetapi juga didorong untuk menjadi job creator yang mampu membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran terdidik (SDG 8). Lebih jauh lagi, kegiatan ini menstimulasi lahirnya inovasi bisnis berbasis teknologi dan startup mahasiswa yang berkontribusi pada pengembangan industri kreatif serta ekosistem inovasi nasional (SDG 9). Dengan demikian, FEBpreneur menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Sebagai penutup, FEBPreneur membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu akademik, tetapi juga wahana bagi mahasiswa untuk berani bermimpi dan membangun usaha sejak dini. Dengan semangat kolaborasi antara BEM, WEBS, dan seluruh HIMA di lingkungan FEB UNAIR, program ini diharapkan terus berkembang menjadi ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan, melahirkan generasi wirausaha muda yang tangguh dan berkontribusi nyata bagi perekonomian bangsa.