BERITA

INOVASI DETERJEN RAMAH LINGKUNGAN ANTARKAN FEB UNAIR RAIH MEDALI EMAS

INOVASI DETERJEN RAMAH LINGKUNGAN ANTARKAN FEB UNAIR RAIH MEDALI EMAS

(FEB NEWS) Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang Kompetisi Ilmiah Mahasiswa (KIM) Universitas Airlangga Tahun 2025. Tim lintas fakultas berhasil meraih Juara 1 Gold Medal pada rumpun Kewirausahaan dalam kompetisi yang diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Airlangga pada 7 Januari 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh Natasya Alifia Putri Febriani, Jessica Angel Pramudinata, dan Nelson Rachel Rafael dari FEB UNAIR, bersama Farrelindra Nadhif Islami Fizar dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin UNAIR serta Senopathi Barathayuda dari Fakultas Vokasi UNAIR. Tim ini unggul setelah menyisihkan 15 finalis lainnya pada kategori kewirausahaan.

Kompetisi yang berlangsung kompetitif tersebut menghadirkan berbagai inovasi mahasiswa terbaik lintas disiplin. Pada sesi presentasi final, setiap tim memaparkan gagasan bisnisnya di hadapan dewan juri dengan penuh percaya diri dan argumentasi berbasis riset.

Karya yang mengantarkan tim meraih medali emas adalah produk deterjen effervescent berbahan buah lerak dan minyak jelantah. Produk ini dirancang sebagai solusi ramah lingkungan yang praktis, inovatif, serta mampu menjawab persoalan limbah rumah tangga dan kebutuhan kebersihan berkelanjutan.

“Inovasi ini kami rancang sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan limbah domestik. Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga berdampak bagi lingkungan,” ujar salah satu perwakilan tim.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari pendampingan intensif dosen pembimbing. “Mahasiswa FEB UNAIR memiliki potensi besar dalam mengembangkan kewirausahaan berbasis riset dan keberlanjutan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin mampu melahirkan solusi inovatif,” ungkap Bapak Zainul Musthofa, SM., MBA. – Staf Wakil Dekan III FEB UNAIR.

Dalam proses perancangannya, tim melakukan serangkaian riset bahan baku, uji coba formulasi, hingga analisis kelayakan bisnis. Konsep effervescent dipilih untuk menghadirkan kemudahan penggunaan sekaligus diferensiasi produk di pasar. Selain itu, pemanfaatan buah lerak sebagai bahan alami dan minyak jelantah sebagai bentuk daur ulang menjadi nilai tambah keberlanjutan produk.

Pendekatan kewirausahaan yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan. Model bisnis yang dirancang turut mempertimbangkan aspek edukasi masyarakat terkait pengelolaan limbah rumah tangga secara produktif.

Capaian ini selaras dengan komitmen FEB UNAIR dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan inovasi mahasiswa, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan produk ramah lingkungan.

Prestasi ini semakin memperkuat peran FEB UNAIR sebagai fakultas yang konsisten melahirkan inovasi unggulan berbasis kewirausahaan dan keberlanjutan di tingkat universitas.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa FEB UNAIR untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.