BERITA

DODDY FAISAL, ALUMNI FEB UNAIR YANG BERDAYAKAN TALENTA HINGGA KE PELOSOK ALAM

DODDY FAISAL, ALUMNI FEB UNAIR YANG BERDAYAKAN TALENTA HINGGA KE PELOSOK ALAM

(FEB NEWS) Setelah menyandang gelar Sarjana Manajemen dari FEB UNAIR pada 1999, perjalanan profesional Doddy Faisal dimulai di dunia konsultan bisnis Surabaya. Ia memulai dari posisi fasilitator pelatihan, berkembang menjadi pelatih, dan kemudian manajer. Pengalaman ini tidak hanya mengasah kompetensinya, tetapi juga membuka matanya terhadap kebutuhan nyata pengembangan sumber daya manusia di berbagai perusahaan.

Pada 2005, Doddy mengambil langkah berani dengan mendirikan CARTENZ HRD, sebuah perusahaan pelatihan dan konsultan SDM. Aksi tersebut merupakan wujud nyata dari jiwa wirausaha yang dikembangkannya. “Ilmu dari kampus harus menjadi solusi praktis,” ujarnya.

Perusahaannya tidak hanya berfokus pada pelatihan korporat, tetapi juga berkembang dengan mendirikan training center dan sekolah alam di Trawas, Mojokerto, yang mengintegrasikan pembelajaran dengan pendekatan alam.

Kontribusinya terhadap almamater dan masyarakat diwujudkan melalui berbagai cara, seperti menjadi pembicara, membuka peluang magang dan kerja, serta berkolaborasi dalam riset. Doddy aktif terlibat dalam kegiatan alumni, percaya bahwa jejaring yang kuat dapat menciptakan lingkaran manfaat yang saling menguntungkan.

“Bergabung dengan komunitas positif adalah investasi sosial yang nilainya tak terhingga,” katanya.

Nilai hidup yang dipegang Doddy berangkat dari mengenali potensi diri, menetapkan tujuan, dan memiliki peta jalan yang jelas, didukung dengan mental juara serta doa dan tawakal. Prinsip ini ia terapkan baik dalam membangun bisnis maupun saat membimbing individu dan tim di berbagai organisasi. Prestasinya sebagai trainer dan konsultan di banyak perusahaan dan instansi adalah bukti konsistensinya.

Hingga kini, Doddy terus menunjukkan bahwa ilmu manajemen dari FEB UNAIR dapat ditransformasikan menjadi alat pengembangan manusia yang holistik. Melalui CARTENZ HRD dan sekolah alamnya, ia tidak hanya membangun SDM yang kompeten, tetapi juga karakter yang selaras dengan alam dan masyarakat.