BERITA

Peran Kepemimpinan Transformasional Dalam disebut Koperasi Berkualitas

Peran Kepemimpinan Transformasional Dalam disebut Koperasi Berkualitas

AFIDA NOOR FAJARINA
041424353031
Dosen Pembimbing
Prof.Badri Munir Sukoco,SE.,MBA.,Ph.D.

ABSTRAK

Seringkali, koperasi dikaitkan dengan pola pikir kuno dan tidak progresif yang membuat banyak anak muda enggan bergabung. Pola pikir ini juga memengaruhi perkembangan bisnis dan kinerja koperasi itu sendiri yang cenderung tertinggal dan tidak mampu mengikuti perkembangan zaman. Koperasi Setia Budi Wanita Malang adalah salah satu koperasi yang memiliki pemimpin yang berhasil menerapkan kepemimpinan transformasional, dengan mengubah gaya kepemimpinan lama yang cenderung kaku dan takut mengambil langkah baru menjadi gaya kepemimpinan agresif, penuh tantangan dan berani mengambil risiko serta selalu menyesuaikan diri dengan zaman. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui strategi apa yang digunakan oleh pemimpin koperasi untuk mengubah gaya kepemimpinan dalam rangka mencapai koperasi yang berkualitas.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif. Penentuan sumber menggunakan metode purposive sampling, penelitian ini menggunakan 4 sumber dan menggunakan 3 metode triangulasi sebagai teknik untuk mengetahui validitas data yaitu triangulasi metode, triangulasi peneliti, dan triangulasi sumber.
Kelima, pemimpin berhasil menerapkan kepemimpinan transformasional dengan mengubah gaya kepemimpinan lama yang kaku dan takut mengambil langkah untuk mengambil risiko serta selalu menciptakan ide dan inovasi baru. Jadi, perkembangan koperasi yang lambat namun pasti ini berkembang dengan baik dan penuh semangat, tidak hanya berjalan di tempat. Keberhasilan pemimpin kelima tidak dapat dipisahkan dari peran pemimpin pertama hingga pemimpin keempat. Karena pemimpin sebelumnya berhasil mempertahankan keberadaan Koperasi Setia Budi Wanita Malang, dan kesalahan yang telah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya menjadi pembelajaran dan modal bagi pemimpin kelima untuk melanjutkan organisasi. Dalam kepemimpinannya, pemimpin kelima mencoba menggunakan metode kepemimpinan spiritual yang mampu memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan bawahan dengan melihat fenomena dan masukan. Pemimpin kelima berfokus pada hubungan interpersonal antara pemimpin, administrator, pengawas, dan anggota agar komunikasi yang baik mudah tersampaikan untuk mencapai visi dan misi.

Kata kunci: Kepemimpinan, Strategi, Kepemimpinan Transformasional, Koperasi, Koperasi Berkualifikasi.

Sumber : http://mm.feb.unair.ac.id/id/kemahasiswaan/artikel/artikel-ilmiah/777-peran-kepemimpinan-transformasional-dalam-mencapai-koperasi-berkualitas.html