Judul: Kepuasan kerja dari perspektif kerja emosional Tersedia untuk dibeli
Penulis:
- Desynta Rahmawati Gunawan
- Anis Eliyana
- Rachmawati Dewi Anggraini
- Andika Setia Pratama
- Zukhruf Febrianto
- Marziah Zahar
Departemen: Manajemen
Nama Jurnal: Kybernetes
Jenis-jenis Jurnal: Q2
Kata kunci: Orientasi pelanggan, Akting mendalam, Kecerdasan emosional, Kepuasan kerja, Akting permukaan, Pekerjaan berkualitas, Pekerjaan layak
Abstrak:
Tujuan
Studi ini mengeksplorasi bagaimana kecerdasan emosional, orientasi pelanggan, akting mendalam, dan akting dangkal memengaruhi kepuasan kerja di kalangan manajer tingkat menengah dalam interaksi mereka dengan pelanggan, kolega, dan mitra bisnis. Dengan meneliti faktor-faktor ini, kami bertujuan untuk memberikan wawasan tentang dampak kolektifnya terhadap kepuasan kerja dan dinamika interpersonal dalam konteks organisasi.
Desain/metodologi/pendekatan
Dengan melibatkan 95 manajer menengah di penyedia layanan internet Indonesia sebagai responden, penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik partial least square-structural equation modeling (PLS-SEM), yang mengevaluasi model pengukuran dan model struktural. Sebanyak dua belas hipotesis diuji dalam penelitian ini.
Temuan
Studi ini menemukan bahwa orientasi pelanggan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap deep acting, sehingga meniadakan pengaruh tidak langsungnya terhadap kepuasan kerja. Sebaliknya, ditunjukkan bahwa baik deep acting maupun surface acting berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan kepuasan kerja. Lebih lanjut, surface acting muncul sebagai mediator parsial dalam hubungan antara orientasi pelanggan dan kepuasan kerja.
Orisinalitas/nilai
Dengan mengeksplorasi hubungan antara orientasi pelanggan, kecerdasan emosional, dan kepuasan kerja di kalangan karyawan, studi ini berupaya mengungkap wawasan baru. Studi ini meneliti dampak dari elemen-elemen penting ini, yang diperlukan bagi manajer tingkat menengah untuk secara efektif mengelola emosi mereka dan membina hubungan yang bermakna, terhadap kepuasan kerja secara keseluruhan dan dinamika interpersonal dalam beragam tanggung jawab mereka.
Untuk detail selengkapnya: https://doi.org/10.1108/K-07-2023-1288