

(FEB NEWS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi akademik pada Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda Riperda) Pemerintah Kota Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Command Center Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada No. 145, Kota Mojokerto.
FGD tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E., bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. H. Rachman Sidharta Arisandi, S.IP., M.Si., dengan menghadirkan Dekan FEB UNAIR sebagai narasumber utama untuk membahas strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi daerah, serta penguatan indikator makro sosial ekonomi Kota Mojokerto.
Forum diskusi berlangsung dalam suasana strategis dan kolaboratif, melibatkan jajaran pimpinan Pemerintah Kota Mojokerto, perangkat daerah terkait, serta civitas academica FEB UNAIR. Keterlibatan FEB UNAIR dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan kajian ilmiah.
Dalam forum tersebut, Dekan FEB UNAIR menyampaikan paparan terkait strategi peningkatan IPM melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, serta upaya menurunkan angka kemiskinan, Indeks Gini, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Paparan tersebut menekankan pentingnya pendekatan kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah melalui pemikiran akademik dan rekomendasi kebijakan berbasis riset agar pembangunan yang dilakukan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain Dekan FEB UNAIR sebagai narasumber utama, FGD ini juga diikuti oleh dosen dan pimpinan unit di lingkungan FEB UNAIR (LPEP, LPMB, LPEI, dan LPPAPSI) yang berperan aktif dalam diskusi dan pendalaman materi kebijakan. Adapun peserta dari FEB UNAIR meliputi:
- Wakil Dekan I FEB UNAIR, Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si.
- Koordinator Staf Wakil Dekan, Wahyu Wisnu Wardana, S.E., M.Sc.
- Ketua LPMB FEB UNAIR, Dr. Windijarto, S.E., MBA
- Prof. Drs. Ec. Tri Haryanto, M.P., Ph.D.
- Dr. Lilik Sugiharti, S.E., M.Si.
- Dr. Habiburrochman, S.E., M.Si., Ak.
- Dr. Irham Zaki, S.Ag., M.EI.
Kehadiran para akademisi tersebut memperkaya diskusi melalui analisis data, perspektif keilmuan, serta rekomendasi kebijakan yang relevan dengan kondisi sosial dan ekonomi Kota Mojokerto.
Partisipasi FEB UNAIR dalam FGD ini merupakan bentuk nyata dukungan dan kontribusi akademik dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah melalui pemanfaatan keilmuan dan riset dalam kebijakan publik.
Kolaborasi antara FEB UNAIR dan Pemerintah Kota Mojokerto dalam pembahasan mengenai pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan pengurangan ketimpangan diharapkan mampu mendukung Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sekaligus berkontribusi pada upaya pengurangan kesenjangan antar kelompok masyarakat.
Melalui partisipasi dalam forum strategis ini, FEB UNAIR menegaskan perannya sebagai mitra akademik pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ke depan, FEB UNAIR diharapkan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor serta kontribusi keilmuan dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).