BERITA

BISNIS LOKAL MAKIN NGEGAS! UMKM NAIK LEVEL BARENG LOKAL BERDAYA UMK

BISNIS LOKAL MAKIN NGEGAS! UMKM NAIK LEVEL BARENG LOKAL BERDAYA UMK

Surabaya, Juli–Agustus 2025 – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil IV sukses menyelesaikan Program Peduli UMK Vol. 2 yang mana kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan, dimulai dari awal Juli hingga awal Agustus di Kecamatan Gubeng dan Genteng, Surabaya. Program ini mendampingi 13 UMKM melalui penguatan literasi digital dan literasi keuangan, dengan tujuan meningkatkan kapasitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha.

Program Peduli UMK Vol. 2 digagas oleh Afina Aurelia Wardhana (Akuntansi 2023), Chelsea Aurelie Zazkia Abdullah (Akuntansi 2023), Serafim Rosaline Marshauli Pasaribu (Akuntansi 2023), dan Carissa Cahyani Putri (Akuntansi 2023). Keempat mahasiswa ini berasal dari Prodi Akuntansi FEB UNAIR dan berada di bawah bimbingan Bapak Fajar Kristanto Gautama Putra, S.A., M.A., dosen FEB UNAIR. Melalui Program Peduli UMK Vol. 2, mereka ingin menghadirkan solusi nyata untuk tantangan UMKM, khususnya terkait pencatatan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital.

Sebanyak 13 UMKM mitra yang ikut serta dalam Program Peduli UMK Vol. 2 adalah:

  1. Flocas Bouquet
  2. Diamond Cake
  3. Dragon Stove
  4. Mamamia Florist
  5. Zunaira Gallery
  6. Sumotako
  7. Aksesoris dan Mainan Fitri
  8. Labibi Sempol Ayam Celup
  9. Roti Bakar Radenrororenti
  10. Kebab Putri
  11. Sate Ayam Anjani
  12. Aneka Juice Alfira
  13. Tee Mee Thai Tea

Dua diantaranya berada di kawasan Gubeng, yaitu Aneka Juice Alfira dan Tee Mee Thai Tea. Sebelas lainnya berada di kawasan Genteng.

Melalui kerja sama antara FEB UNAIR dengan KPPU Kanwil IV, Program Peduli UMK Vol. 2 berhasil memberikan dampak nyata bagi para mitra yang terlibat. Banyak pelaku usaha yang awalnya masih kebingungan mengatur keuangan, kini sudah mampu menyusun laporan sederhana dengan lebih sistematis. Contohnya, Roti Bakar Radenrororenti yang sebelumnya sering mencampur uang pribadi dengan modal usaha, kini dapat membedakan keduanya melalui pencatatan manual maupun menggunakan aplikasi spreadsheet. Hal ini membuat pemilik lebih mudah mengetahui keuntungan bersih yang diperoleh setiap bulan.

Tidak hanya pada aspek keuangan, transformasi juga terlihat dalam hal pemasaran. Flocas Bouquet dan Sumotako yang dulunya hanya mengandalkan pembeli datang langsung, sekarang bisa memasarkan produk melalui GrabFood, GoFood, serta Shopee. Beberapa mitra pun mulai aktif menggunakan media sosial untuk memperluas promosi dan sudah terdaftar di Google Maps, sehingga lebih mudah ditemukan pelanggan baru di luar area sekitar. Dengan langkah ini, usaha yang tadinya hanya mengandalkan pelanggan tetap kini mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Dari sisi profesionalitas, perubahan juga terjadi pada Diamond Cake yang semula tidak memiliki daftar harga jelas. Setelah pendampingan, usaha ini sudah menyediakan buku menu yang rapi, membuat tampilan lebih meyakinkan di mata pembeli. Transparansi harga bukan hanya menambah citra profesional, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen dalam melakukan transaksi.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa Program Peduli UMK Vol. 2 tidak hanya memperbaiki satu aspek, melainkan memberikan peningkatan menyeluruh. Mitra yang awalnya serba terbatas dan mengandalkan cara konvensional, kini berkembang menjadi lebih tertata, akrab dengan teknologi digital, serta berani mengambil langkah untuk memperluas pasar. Program ini pada akhirnya berhasil menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku usaha dalam mengelola bisnis dan membuka peluang pertumbuhan di masa mendatang.