
Community Development (COMDEV) 2026 merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga melalui Departemen Sosial, Masyarakat, dan Lingkungan. Program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan melalui pendekatan multidisiplin yang berfokus pada aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Pelaksanaan Community Development 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 12–19 Juli 2026 dengan sasaran kegiatan masyarakat Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pemilihan desa didasarkan pada hasil riset yang menunjukkan adanya potensi pengembangan wilayah yang cukup besar, namun masih dihadapkan pada berbagai tantangan seperti pengelolaan lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, serta optimalisasi potensi ekonomi desa.
Sebagai program utama, Community Development 2026 mengusung kegiatan sosialisasi, demonstrasi, dan pemberian paving block hasil pengolahan limbah plastik sebagai solusi yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengolahan produk bernilai tambah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong terbentuknya aktivitas ekonomi yang lebih produktif. Indikator ketercapaian kegiatan ini yaitu terlaksananya sosialisasi pengolahan sampah plastik serta tersalurkannya minimal lima unit paving block sebagai contoh implementasi kepada masyarakat.
Selain itu, kegiatan juga mencakup pelaksanaan fun learning di tingkat Sekolah Dasar sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Pada bidang kesehatan, akan dilaksanakan medical check-up yang dilanjutkan dengan kegiatan kesehatan bersama posyandu setempat guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sementara pada bidang lingkungan dan pertanian, dilakukan pemberian serta penyiraman pestisida alami untuk membantu menjaga kualitas tanaman dan mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Sebagai kegiatan pendukung, Community Development 2026 juga akan melaksanakan sosialisasi pengelolaan keuangan digital bagi BUMDES, kerja bakti bersama masyarakat, sosialisasi bahaya jentik-jentik, serta edukasi enam langkah mencuci tangan kepada siswa sekolah. Kegiatan pendukung ini bertujuan memperluas dampak program melalui penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan kepedulian lingkungan, serta pembentukan kebiasaan hidup sehat.
Indikator keberhasilan keseluruhan kegiatan meliputi terlaksananya pemberian dan penyiraman minimal dua liter pestisida alami setidaknya satu kali selama kegiatan, terselenggaranya minimal satu kali medical check-up dan satu kali kegiatan kesehatan di posyandu, terlaksananya kegiatan fun learning sesuai jadwal sekolah setempat, penerapan awal pengelolaan keuangan digital pada operasional BUMDES, terlaksananya kerja bakti minimal satu kali bersama masyarakat, serta terlaksananya seluruh kegiatan edukatif yang telah dirancang.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Community Development 2026 diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Begaganlimo, baik dalam peningkatan kualitas hidup, penguatan kapasitas masyarakat, maupun pengembangan potensi desa secara menyeluruh. Program ini juga menjadi sarana implementasi nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi),
SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)