
EGD atau Ekis Goes to Desa merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam Universitas Airlangga sebagai bentuk wujud nyata peran mahasiswa sebagai agent of change melalui pengabdian masyarakat. Ekis Goes to Desa merupakan program pengabdian masyarakat berkelanjutan disuatu desa selama lima tahun. Tahun ini merupakan tahun ketiga Ekis Goes to Desa yang dilaksanakan di Desa Krosok Kabupaten Tulungagung pada tanggal 24-29 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya Ekis Goes to Desa bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) terutama dalam pengembangan sumber daya manusia di Dusun Krosok. Ekis Goes to Desa berfokus pada 4 pilar utama yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang berfokus pada pengembangan potensi serta kesejahteraan hidup masyarakat dusun krosok. Program yang dibawakan dalam pelaksanaan Ekis Goes to Desa ini sejalan dan berkaitan dengan poin-poin sdgs seperti SDGs no 1 (Poverty), SDGs no 3 (Good Health and Well Being), SDGs no 4 (Quality Education), SDGs no 5 (Gender Equality), SDGs no 8 ( Decent Work and Economic Growth), SDGs no 12 (Responsible Consumption and Productiob), serta SDGs no 17 (Partnerships For The Goals).