BERITA

KITA PEDULI 2026

Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, berbagai permasalahan sosial tetap membutuhkan perhatian dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama saat ini adalah kondisi anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan dasar serta tantangan kesejahteraan mental akibat hambatan ekonomi. Mereka tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga dukungan moral dan ruang suportif untuk menjaga semangat hidup serta kesehatan emosional mereka. Menanggapi hal tersebut, BEM FEB Universitas Airlangga melalui Departemen Pengabdian Masyarakat kembali menyelenggarakan program tahunan yakni Kita Peduli 2026.

Dengan mengusung tema ”Pendidikan Inklusif dan Kesejahteraan Mental bagi Anak-anak yang Memiliki Keterbatasan Akses Pendidikan”, Kita Peduli 2026 hadir dari rasa tanggung jawab atas tragedi kemanusiaan seperti yang terjadi di Kabupaten Ngada, NTT. Peristiwa yang menimpa seorang siswa SD, yang kehilangan harapan akibat ketidakmampuan memenuhi kebutuhan sekolah yang mendasar menjadi pengingat bahwa hambatan ekonomi berdampak nyata pada kondisi psikologis anak. Tidak hanya sekadar penggalangan dana, Kita Peduli 2026 juga menekankan pentingnya edukasi, pengelolaan diri (self-regulation), dan pemberdayaan masyarakat. Program ini sejalan dengan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Rangkaian acara Kita Peduli 2026 ini mencakup kegiatan outdoor learning untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar di Taman Flora, seminar dan workshop kesehatan mental mengenai konsep self-release di Aula Soepoyo FEB UNAIR, serta acara puncak berupa pameran instalasi imersif dengan tema “Five Stages of Grief: Aku Gagal”. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kepekaan sosial, memberikan motivasi baru, serta menghadirkan dampak nyata bagi anak-anak yang berjuang di tengah keterbatasan agar mereka tidak lagi merasa sendirian dalam meraih masa depan