

(FEB NEWS) – Seusai libur panjang Idulfitri 1447 Hijriyah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga menggelar halalbihalal yang dihadiri oleh seluruh civitas academica, mulai dari jajaran pimpinan fakultas hingga staf dan mitra strategis. Di atas panggung, Dekan FEB UNAIR Prof. Rudi Purwono, SE., MSE bersama Wakil Dekan Wakil Dekan I Prof.Dr. Tika Widiastuti, SE., M.Si., Wakil Dekan II Prof. Dr. Rahmat Setiawan, SE., MM., dan Wakil Dekan III Novrys Suhardianto, SE., MSA., Ak., Ph.D duduk berdampingan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Fadjar Notonegoro, pada Rabu (01/04/2026) ini memang sengaja tidak dirancang dengan seremonial berlebihan. Tidak ada sambutan panjang, tidak ada paparan kinerja. Melainkan satu tradisi yang rutin dilaksanakan yaitu saling memaafkan secara langsung, dan berbincang tanpa agenda. “Halalbihalal ini menjadi pengingat bahwa setelah sebulan penuh kita belajar menahan diri, sekarang saatnya kita belajar membuka diri lagi pada rekan sejawat,” ujar Prof. Rudi dalam sapaannya.
Ratusan undangan yang hadir, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga perwakilan mitra perbankan dan alumni senior tampak menikmati suasana yang hangat. Mereka tidak hanya bersalaman, tetapi juga duduk bersama di meja bundar, berbincang tentang berbagai hal. Di sudut ruangan, beberapa dosen terlihat antusias berfoto bersama para pimpinan fakultas dimana sebuah momen kecil, tetapi menyimpan makna bahwa hierarki tidak selalu harus kaku.
Acara ini juga dimeriahkan dengan alunan musik yang mengalun lembut, menciptakan suasana santai namun tetap khidmat. Para tamu menikmati jamuan khas yang disediakan, sambil sesekali melambaikan tangan pada kolega yang lama tak jumpa. Bagi sebagian staf administrasi yang jarang bertemu dengan dosen dari departemen lain, momen ini menjadi kesempatan langka untuk membangun kedekatan personal sesuatu yang seringkali menjadi kunci kelancaran kerja di belakang layar.
Halalbihalal ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antar unit kerja. Pimpinan fakultas sengaja meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan staf dan dosen, mendengarkan masukan tanpa formalitas yang mengintimidasi. “Ini penting, karena setelah Ramadhan, semangat kolaborasi harus dinaikkan lagi. Koordinasi yang baik tidak hanya dibangun di ruang rapat, tetapi juga dari kebersamaan di luar agenda formal,” paparnya.
FEB UNAIR percaya bahwa lingkungan kerja yang harmonis lahir dari kebiasaan saling memaafkan dan hadir untuk satu sama lain. Halalbihalal menjadi momentum menjaga api semangat itu agar terus menyala, untuk perkembangan yang lebih baik ke depan.
Penulis: Sintya Alfafa