BERITA

Nur Sofwatun Nisak Raih Fully Funded dan 3rd Best Project Presentation pada International Youth Innovation Summit 2026

Nur Sofwatun Nisak Raih Fully Funded dan 3rd Best Project Presentation pada International Youth Innovation Summit 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Mahasiswa Program Studi Akuntansi angkatan 2023, Nur Sofwatun Nisak, berhasil meraih penghargaan 3rd Best Project Presentation sekaligus terpilih sebagai Fully Funded Delegate dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) Batch 20 Chapter Malaysia & Singapore. 

Program internasional yang diselenggarakan oleh Global Youthpreneur Nusantara (GYN) tersebut berlangsung pada 23–26 Februari 2026 di International Youth Centre Malaysia, Kuala Lumpur, serta mencakup kunjungan akademik ke dua universitas kelas dunia, yakni Nanyang Technological University (NTU), Singapura, dan Universiti Malaya (UM), Malaysia. 

International Youth Innovation Summit merupakan program kepemudaan yang mempertemukan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia untuk berbagi gagasan, inovasi, serta pengalaman dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat. Dalam kegiatan ini, para delegasi mempresentasikan proyek inovasi berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kepemimpinan, diskusi global, dan pertukaran budaya. 

Dalam kompetisi tersebut, Nisak mempresentasikan proyek inovasi yang berfokus pada kontribusi generasi muda terhadap pencapaian SDGs. Melalui presentasi tersebut, ia berhasil meraih penghargaan Juara 3 Best Project Presentation, sebuah pencapaian yang menunjukkan kemampuan mahasiswa FEB UNAIR untuk bersaing di tingkat internasional. 

Bagi Nisak, pengalaman mengikuti program internasional ini bukan hanya tentang kompetisi atau penghargaan, tetapi juga tentang proses pembelajaran dan pengembangan diri. Ia mengungkapkan bahwa kesempatan untuk mewakili Universitas Airlangga sebagai delegasi fully funded memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam memperluas wawasan global. 

“Pengalaman ini menjadi pengingat bahwa dunia jauh lebih luas daripada batasan yang sering kali terbentuk dari keraguan diri atau pandangan orang lain. Setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang dan melangkah lebih jauh selama berani mencoba serta percaya pada potensi yang dimiliki,” ujarnya. 

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, Nisak juga berkesempatan berdiskusi secara langsung dengan mahasiswa dari berbagai institusi internasional, termasuk mahasiswa dari Nanyang Technological University, salah satu universitas terkemuka di dunia. Interaksi tersebut memberikan perspektif baru mengenai inovasi, pengalaman akademik global, serta semangat kolaborasi antar generasi muda dari berbagai latar belakang. 

Selain kegiatan akademik, program ini juga menghadirkan berbagai agenda seperti Youth Leaders & Panel Discussion, Campus Visit, Cultural Exchange Program, serta kegiatan eksplorasi di Malaysia dan Singapura. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para delegasi tidak hanya memperoleh pengalaman akademik internasional, tetapi juga memperluas jejaring global dan memahami perspektif lintas budaya. 

Untuk menjadi delegasi IYIS, peserta harus melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup kompetitif, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan dan global yang mencakup topik SDGs serta inovasi digital, hingga Focus Group Discussion (FGD) yang menilai kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama tim. 

Melalui pengalaman tersebut, Nisak berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mencoba berbagai kesempatan di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya agar tidak ragu untuk mengejar mimpi.

“Dunia ini lebih besar dari perkataan orang-orang yang membuatmu merasa kecil. Jadikan hal itu sebagai pengingat untuk terus percaya pada potensi diri dan berani mencoba berbagai kesempatan yang ada. Karena sering kali, langkah kecil yang kita ambil dengan keberanian justru membuka jalan menuju pengalaman dan peluang yang lebih besar,” tuturnya. 

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UNAIR mampu berkontribusi dalam forum global sekaligus membawa semangat inovasi generasi muda Indonesia ke tingkat internasional.