
(FEB NEWS) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) terus memperkuat jejaring internasional melalui penyelenggaraan Strategic Meeting bersama delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Departemen Ilmu Ekonomi FEB UNAIR, sebagai bagian dari upaya finalisasi kerja sama akademik lintas negara.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh delegasi UiTM Malaysia yang terdiri dari Dr Azlin Zanariah Binti Bahtar (Senior Lecturer Faculty of Business and Management) dan Dr. Farahiyah Akmal Mat Nawi (Senior Lecturer Faculty of Business and Management). Dari pihak FEB UNAIR, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I FEB UNAIR Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE., M.Si., Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Prof. Rossanto Dwi Handoyo, SE., M.Si., Ph.D., serta Magdalena Triasih Dumauli, SE., M.Ec., Ph.D. – Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB UNAIR.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi serta keseriusan kedua institusi dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan. Diskusi difokuskan pada penguatan kerja sama internasional melalui berbagai skema strategis yang dirancang untuk memberikan manfaat timbal balik bagi kedua belah pihak.
Wakil Dekan I FEB UNAIR, Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi internasional merupakan bagian penting dalam penguatan mutu akademik dan daya saing global fakultas. Kerja sama dengan UiTM Malaysia ini dinilai sebagai langkah strategis FEB UNAIR dalam memperluas pengalaman internasional bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Sementara itu, perwakilan UiTM Malaysia, Dr Azlin Zanariah Binti Bahtar, menyampaikan apresiasinya atas komitmen FEB UNAIR dalam membangun kemitraan berbasis kesetaraan. Ia menilai FEB UNAIR sebagai mitra strategis yang memiliki visi sejalan dengan UiTM Malaysia, khususnya dalam pengembangan mobilitas mahasiswa dan staf akademik yang mengedepankan prinsip resiprositas.
Melalui pertemuan ini, FEB UNAIR dan UiTM Malaysia telah menginisiasi kolaborasi internasional yang mencakup program student mobility dan student exchange, baik bagi mahasiswa inbound maupun outbound, serta inisiatif pertukaran staf akademik. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup keterlibatan dosen sebagai penguji pada ujian skripsi dan disertasi jenjang Sarjana (S1) dan Doktor (S3), yang dilaksanakan berdasarkan prinsip resiprositas atau saling menguntungkan.
Seluruh skema kerja sama tersebut saat ini tengah berada pada tahap finalisasi sebagai landasan implementasi program kolaboratif yang terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak jangka panjang.
Kolaborasi internasional antara FEB UNAIR dan UiTM Malaysia ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui perluasan akses pembelajaran global, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kualitas akademik mahasiswa dan dosen.
Selain itu, inisiatif pertukaran staf dan kolaborasi akademik lintas negara juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dengan memperkuat jejaring institusional internasional yang berorientasi pada keberlanjutan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ke depan, FEB UNAIR optimistis kolaborasi ini akan memperkaya pengalaman akademik sivitas akademika sekaligus memperkuat posisi fakultas sebagai institusi pendidikan berkelas dunia yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan.