BERITA

FEB UNAIR EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR (PBM) DAN MATANGKAN SEMESTER GENAP 2025/2026

FEB UNAIR EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR (PBM) DAN MATANGKAN SEMESTER GENAP 2025/2026

(FEB NEWS) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) menyelenggarakan Rapat Evaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM) Semester Ganjil 2025/2026 dan Persiapan PBM Semester Genap 2025/2026 pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Aula KRT Fadjar Notonagoro, Lantai 2 FEB UNAIR.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen FEB UNAIR jenjang S1, S2, dan S3 dari seluruh departemen, sebagai forum strategis untuk melakukan refleksi kinerja akademik sekaligus menyamakan langkah dalam peningkatan mutu pembelajaran ke depan.

Rapat berlangsung dalam suasana kondusif, serius, dan penuh semangat kolaboratif. Forum ini dibuka dengan Arahan dan Presentasi Dekan FEB UNAIR, Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.SE., yang menekankan pentingnya kesinambungan antara capaian kinerja fakultas dengan kualitas pelaksanaan PBM.

Dalam paparannya, Dekan menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas kinerja FEB UNAIR sepanjang tahun 2025, yang berhasil mencatatkan berbagai capaian strategis, termasuk prestasi mahasiswa nasional dan internasional, peningkatan mobilitas civitas academica, serta penguatan luaran riset dosen, dan juga pencapaian Penghargaan Kinerja Terbaik Fakultas Tahun 2025 dengan Predikat GOLD, oleh Rektor UNAIR – Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. Ke depan, FEB UNAIR menargetkan peningkatan masa studi mahasiswa yang lebih efisien, penguatan hak paten hasil penelitian, serta optimalisasi kinerja berbasis Strategic Performance Management System (SPMS).

“Capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas academica. Tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas PBM semakin berdampak, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Rudi Purwono.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Wakil Dekan III FEB UNAIR Bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Novrys Suhardianto, S.E., MSA., Ak., Ph.D. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada target riset dan inovasi tahun 2026, penguatan skema pendanaan penelitian, pengabdian masyarakat berbasis internasionalisasi, serta perluasan kerja sama nasional dan internasional yang berdampak langsung pada dosen dan mahasiswa.

Selanjutnya, Wakil Dekan II FEB UNAIR, Prof. Dr. Rahmat Setiawan, S.E., M.M., memaparkan kebijakan terbaru terkait profesi, karier, dan kesejahteraan dosen, termasuk penyesuaian sistem tunjangan fungsional dan honorarium mengajar berdasarkan regulasi terbaru Universitas Airlangga. Penjelasan ini memberikan kejelasan bagi dosen terkait skema penghasilan, beban kerja, serta sistem pembayaran yang lebih transparan dan berkeadilan.

Sesi pemaparan ditutup oleh Wakil Dekan I FEB UNAIR, Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si., yang secara komprehensif menyampaikan hasil evaluasi PBM Semester Ganjil 2025/2026 serta langkah-langkah persiapan Semester Genap 2025/2026. Fokus utama diarahkan pada penguatan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif, integrasi riset dan pengabdian dalam PBM, penyesuaian Rencana Program Pembelajaran (RPP) berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta kesiapan pelaksanaan magang konversi dan MBKM.

“Evaluasi ini menjadi fondasi penting untuk memastikan pembelajaran Semester Genap berjalan lebih terstruktur, berkualitas, dan berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa,” jelas Prof. Tika Widiastuti.

Sebagai tindak lanjut rapat, FEB UNAIR menegaskan sejumlah langkah implementatif, antara lain sinkronisasi sistem akademik, finalisasi kalender akademik, penguatan koordinasi tim pengajaran, optimalisasi LMS, MOOC, dan microcredential, serta monitoring beban kinerja dosen. Program studi juga didorong untuk aktif melakukan pendampingan intensif bagi mahasiswa tingkat akhir guna meningkatkan efektivitas masa studi.

Melalui rapat evaluasi dan koordinasi ini, FEB UNAIR menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga mutu akademik dan memastikan kesiapan seluruh sivitas akademika menghadapi Semester Genap 2025/2026.

Sinergi antara kebijakan dekanat, kesiapan dosen, serta sistem akademik yang terintegrasi diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang unggul, relevan, dan berdampak nyata bagi pengembangan institusi dan lulusan FEB UNAIR.