BERITA

ALUMNI BERDAMPAK FEB UNAIR: ISMIRANI SAPUTRI, MENGABDI MELALUI PENGAWASAN LEMBAGA JASA KEUANGAN, LITERASI DAN INKLUSI MASYARAKAT

ALUMNI BERDAMPAK FEB UNAIR: ISMIRANI SAPUTRI, MENGABDI MELALUI PENGAWASAN LEMBAGA JASA KEUANGAN, LITERASI DAN INKLUSI MASYARAKAT

(FEB NEWS) Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga kembali menunjukkan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Ismirani Saputri, S.E., M.M., alumni Program Studi Akuntansi angkatan 2000, saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri. Dalam perannya, ia bertanggung jawab memastikan pengawasan Lembaga Jasa Keuangan di 13 kabupaten/kota wilayah kerja OJK Kediri berjalan optimal, sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Perjalanan karier Ismirani dimulai melalui jalur Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) Bank Indonesia pada tahun 2007. Seiring dengan berdirinya OJK dan peralihan fungsi pengawasan perbankan dari Bank Indonesia ke OJK, ia dipindahtugaskan pada tahun 2014 dan secara resmi memilih bergabung dengan OJK pada awal tahun 2016. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen untuk turut membangun institusi pengawasan keuangan yang baru berdiri dan menjadi bagian dari transformasi besar sistem keuangan Indonesia.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan lembaga, Ismirani menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat. Selama lebih dari 18 tahun berkarier di sektor publik, ia memaknai pekerjaannya sebagai bentuk pengabdian yang dijalani dengan sepenuh hati. Prinsip bekerja dengan bahagia dan memberikan kontribusi terbaik menjadi nilai yang terus ia pegang hingga saat ini.

Sebagai alumni FEB UNAIR, Ismirani juga aktif memberikan kontribusi bagi almamater dan masyarakat luas. Ia kerap berbagi ilmu sebagai narasumber, membuka peluang magang dan kerja bagi mahasiswa, serta menjalin jejaring profesional yang inklusif dengan berbagai pemangku kepentingan. Baginya, jejaring bukan sekadar relasi profesional, melainkan sarana untuk saling memberi manfaat melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan.

Berbagai capaian telah diraih sepanjang kariernya, di antaranya meraih IPK 3,97 saat menempuh Magister Manajemen di Ciputra Surabaya, memperoleh penghargaan Radar Kediri Award 2024 kategori Good Governance with Wide Ranging Achievements, serta mendapatkan nilai kinerja sempurna (nilai 4) pada tahun 2024 sebagai Kepala OJK Kediri. Prestasi tersebut mencerminkan komitmen terhadap tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang berorientasi pada dampak.

Ismirani meyakini bahwa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan keteladanan. “Kursi kepemimpinan ini adalah amanah. Setiap keputusan, setiap teguran, dan setiap apresiasi harus meninggalkan jejak yang baik. Arti sejati kepemimpinan terletak pada seberapa banyak orang yang kita bantu menjadi versi terbaik dari diri mereka,” ungkapnya. Melalui kiprah dan kontribusinya, Ismirani Saputri menjadi representasi alumni FEB UNAIR yang tidak hanya berprestasi secara profesional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.