
(Kisah Inspiratif) Surabaya, Senin 06 Oktober 2025 – Menyandang gelar sarjana tentu menjadi momen berharga bagi setiap mahasiswa. Begitu pula bagi Lucky Nastity Puji Astriany, wisudawan FEB UNAIR asal Jakarta kelahiran 18 September 2003. Menjalani perkuliahan tidak hanya soal meraih nilai akademik yang tinggi, tetapi juga tentang bagaimana seorang mahasiswa mampu menyeimbangkan diri dengan aktivitas non-akademik.
Selama masa studinya, Lucky berhasil mencatat berbagai pencapaian, di antaranya Top 10 The 24th Indonesia Accounting Fair 2022 di Universitas Indonesia, Top 15 Advance Tax Competition 2024 oleh IAI Jawa Timur, Juara 3 Accounting Internal Competition 2023, serta 1st Runner-Up Accounting Internal Competition 2022. Selain itu, ia juga terpilih menjadi awardee Generasi Baru Indonesia (GenBI) Bank Indonesia, serta mendapatkan pengalaman berharga sebagai Business Tax Intern di Deloitte Indonesia. Tidak hanya itu, ia juga berhasil masuk dalam 10 besar mahasiswa dengan IPK terbesar pada Wisuda September 2025.
Lucky juga aktif berorganisasi, mulai dari KMK UNAIR hingga PKK FEB UNAIR, serta turut berkontribusi sebagai panitia dalam berbagai kegiatan HIMA Akuntansi dan BEM FEB UNAIR. Dari pengalaman ini, ia mengaku banyak belajar mengenai komunikasi, manajemen waktu, kerja sama tim, hingga critical thinking.
Bagi Lucky, kunci untuk meraih prestasi adalah keseimbangan antara akademik dan non-akademik. “Menjadi mahasiswa berprestasi bukan hanya soal nilai, tapi juga bagaimana kita mengasah soft skill. Aku berusaha menyeimbangkan keduanya lewat lomba, magang, maupun organisasi,” ungkapnya.
Di momen kelulusannya, Lucky berpesan kepada adik tingkat untuk tidak menyerah dalam proses perkuliahan. “Semangat jalani hidup di kampus, kejar ilmu sebanyak mungkin, karena semua akan terbayar setelah lulus,” pesannya. Ia juga berharap FEB UNAIR terus melahirkan mahasiswa unggul yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara.
Dengan segala pencapaiannya, sosok Lucky membuktikan bahwa mahasiswa bisa sukses bila berani mencoba, mau berproses, dan mampu menjaga keseimbangan. Ia menjadi salah satu contoh nyata wisudawan inspiratif FEB UNAIR.
Penulis : Sevanya Fildzah Setiawan (Staff E-Radio 2025)