
Komunikasi dalam bahasa Inggris seringkali dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan perspektif seseorang. Melalui bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, terdapat banyak peluang seperti membangun jaringan internasional, belajar di luar negeri, dan bahkan mempelajari perspektif budaya dari berbagai negara di dunia. Dalam upaya menciptakan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi bahasa Inggris di kalangan mahasiswa FEB Universitas Airlangga, Jurusan Pengetahuan BEM FEB UNAIR 2025 dengan senang hati mempersembahkan Pengembangan Bahasa Inggris 2025.
Pengembangan Bahasa Inggris atau E-Dev 2025 adalah proyek yang menekankan pada “peningkatan kemampuan berbahasa Inggris siswa.” Sejalan dengan tujuan ini, E-Dev menggunakan ELPT (English Language Proficiency Test) sebagai indikator untuk melacak keberhasilan proyek ini. Dirancang sebagai lokakarya, tujuan E-Dev adalah untuk memberikan pengalaman interaktif dalam bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. E-Dev memiliki tiga sub-tes utama yang selaras dengan Tes Kemampuan Bahasa Inggris. Sub-tes ini meliputi mendengarkan, ekspresi menulis, dan pemahaman bacaan. Penerapan pengetahuan melalui keterampilan, alat, dan teknik ini penting untuk mencapai kemampuan berbahasa Inggris yang dibutuhkan.
Inisiatif untuk mewujudkan proyek ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui lokakarya dan sesi berbagi pengetahuan, E-dev menawarkan platform pembelajaran interaktif yang mendorong siswa untuk memperluas pengetahuan mereka tentang bahasa Inggris dan melampaui batas-batas kemampuan mereka. Oleh karena itu, program ini selaras dengan penyediaan pendidikan berkualitas (SDG 4) dan membuka banyak peluang bagi siswa FEB Unair.