
{"id":32585,"date":"2026-08-29T13:13:00","date_gmt":"2026-08-29T06:13:00","guid":{"rendered":"https:\/\/feb.unair.ac.id\/?p=32585"},"modified":"2026-10-21T13:17:17","modified_gmt":"2026-10-21T06:17:17","slug":"mengawal-transisi-energi-nasional-e-mentoring-inconomix-2026-lahirkan-3-kajian-strategis-ekonomi-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/feb.unair.ac.id\/berita-ormawa\/berita-hima-s1-ilmu-ekonomi\/mengawal-transisi-energi-nasional-e-mentoring-inconomix-2026-lahirkan-3-kajian-strategis-ekonomi-hijau\/","title":{"rendered":"MENGAWAL TRANSISI ENERGI NASIONAL: E-MENTORING INCONOMIX 2026 LAHIRKAN 3 KAJIAN STRATEGIS EKONOMI HIJAU"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/feb.unair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e-mentoring-economic-2026-1024x576.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-32586\" srcset=\"https:\/\/feb.unair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e-mentoring-economic-2026-1024x576.avif 1024w, https:\/\/feb.unair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e-mentoring-economic-2026-300x169.avif 300w, https:\/\/feb.unair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e-mentoring-economic-2026-768x432.avif 768w, https:\/\/feb.unair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e-mentoring-economic-2026-1536x864.avif 1536w, https:\/\/feb.unair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/e-mentoring-economic-2026.avif 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HIMA S1 IE NEWS \u2013 Krisis iklim global dan urgensi pergeseran menuju sumber daya berkelanjutan menuntut hadirnya pemikiran kritis serta solutif dari insan akademis. Menjawab tantangan tersebut, Divisi Keilmuan Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi (HIMA IE) FEB UNAIR sukses menyelenggarakan agenda puncaknya, yakni sesi presentasi riset dan mentoring esai E-Mentoring INCONOMIX 2026 secara daring pada Sabtu (29\/08\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program inkubasi riset ini berhasil menyeleksi 12 mahasiswa Ilmu Ekonomi yang terbagi ke dalam tiga kelompok untuk mengkaji isu-isu krusial transisi energi nasional. Ketiga kelompok esai tersebut mempresentasikan gagasan strategis yang menyoroti berbagai aspek penting pembangunan berkelanjutan di Indonesia:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelompok 1 \u2013 Net Zero Emission (NZE): Beban atau Peluang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia? Kajian ini membedah potensi investasi sektor kelistrikan sebesar Rp2.967,4 triliun (penambahan 69,5 GW EBT &amp; penyimpanan) di tengah target bauran EBT 15,75% pada 2025. Menggunakan landasan Endogenous Growth Theory dan Porter Hypothesis, tim ini menegaskan bahwa strategi Just Transition (melalui reskilling dan perlindungan sosial) mutlak diperlukan untuk memitigasi risiko disrupsi ~115.000 pekerjaan di sektor fosil.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok 2 \u2013 Beyond Biofuel: Strategi Mengurangi Ketergantungan Impor BBM Indonesia dengan Integrated Energy Resilience Framework (IERF) Fokus pada production-consumption gap BBM nasional di mana hulu domestik hanya mampu memenuhi 68,58% kebutuhan\u2014kajian ini merumuskan kerangka IERF. Solusi yang ditawarkan mencakup pilar Diversify (bioetanol berbasis nira nipah E25\u2013E30), Secure (penguatan cadangan strategis BBM minimal 28 hari), serta Sustain (harmonisasi regulasi dan tata kelola impor).<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok 3 \u2013 Menavigasi Paradoks Transisi Energi di Indonesia: Antara Ambisi Ekonomi Hijau, Keadilan Tenaga Kerja, dan Tantangan Regulasi Kajian ini mengkritisi celah hukum Perpres No. 112\/2022 tentang PLTU captive industri serta dominasi utang dalam pendanaan JETP. Tim merekomendasikan roadmap kebijakan bertahap: penterbitan Permenaker Standar Pekerjaan Hijau (2026\u20132027), revisi aturan PLTU captive &amp; DMO batu bara (2028\u20132030), hingga renegosiasi porsi hibah JETP menjadi minimal 10% dan integrasi Hak Asasi Manusia dalam UU Cipta Kerja (2030\u20132035).<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui penyusunan dan diseminasi hasil kajian ini, E-Mentoring INCONOMIX 2026 berkontribusi langsung pada pencapaian SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) terkait perumusan strategi pertumbuhan ekonomi hijau dan perlindungan tenaga kerja, serta mendukung SDG 7 (Affordable and Clean Energy) dan SDG 13 (Climate Action) dalam mendorong kebijakan energi bersih dan mitigasi emisi karbon di Indonesia.<br>Penulis: Rasendriya Akmal Nugroho<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HIMA S1 IE NEWS \u2013 Krisis iklim global dan urgensi pergeseran menuju sumber daya berkelanjutan menuntut hadirnya pemikiran kritis serta solutif dari insan akademis. Menjawab tantangan tersebut, Divisi Keilmuan Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi (HIMA IE) FEB UNAIR sukses menyelenggarakan agenda puncaknya, yakni sesi presentasi riset dan mentoring esai E-Mentoring INCONOMIX 2026 secara daring pada Sabtu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":100,"featured_media":32586,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[199,314],"tags":[],"class_list":["post-32585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-hima-s1-ilmu-ekonomi","category-sdgs-8"]}