
{"id":31526,"date":"2026-07-23T14:29:39","date_gmt":"2026-07-23T07:29:39","guid":{"rendered":"https:\/\/feb.unair.ac.id\/?p=30393"},"modified":"2026-07-23T14:29:39","modified_gmt":"2026-07-23T07:29:39","slug":"hubungan-biaya-audit-abnormal-dan-audit-tenure-dengan-kualitas-audit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/feb.unair.ac.id\/tesis-mahasiswa\/hubungan-biaya-audit-abnormal-dan-audit-tenure-dengan-kualitas-audit\/","title":{"rendered":"Hubungan Biaya Audit Abnormal dan Audit Tenure dengan Kualitas Audit"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Judul: Hubungan Biaya Audit Abnormal dan Audit Tenure dengan Kualitas Audit<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: Heny Dewi Ratnasari<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NIM: 041624253040<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Studi: Magister Akuntansi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahun Terbit: 2021<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abstrak:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai hubungan antara biaya audit abnormal dan <em>audit tenure<\/em> terhadap kualitas audit. Pengumpulan data dilakukan dengan metode <em>purposive sampling<\/em>, sehingga diperoleh sampel akhir sebanyak 414 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013\u20132018. Kualitas audit diukur menggunakan <em>discretionary accruals<\/em> dan <em>real earnings management<\/em>. Hasil uji regresi linier berganda dengan proksi <em>discretionary accruals<\/em> menunjukkan adanya hubungan positif antara biaya audit abnormal positif dengan <em>discretionary accruals<\/em>, yang mengindikasikan adanya ketergantungan ekonomi antara auditor dan klien ketika klien membayar biaya audit yang tinggi, sehingga memungkinkan praktik manajemen laba yang menurunkan kualitas audit. Sementara itu, pada proksi <em>real earnings management<\/em>, hasil menunjukkan adanya hubungan positif antara biaya audit abnormal dengan <em>real earnings management<\/em> (abnormal arus kas operasi, abnormal produksi, dan agregat REM). Selain itu, variabel <em>audit tenure<\/em> menunjukkan hubungan negatif terhadap kualitas audit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata kunci: biaya audit abnormal, <em>audit tenure, discretionary accrual, real earning management<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selengkapnya: <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.36555\/jasa.v5i1.1514\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/doi.org\/10.36555\/jasa.v5i1.1514<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Judul: Hubungan Biaya Audit Abnormal dan Audit Tenure dengan Kualitas Audit Penulis: Heny Dewi Ratnasari NIM: 041624253040 Program Studi: Magister Akuntansi Tahun Terbit: 2021 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai hubungan antara biaya audit abnormal dan audit tenure terhadap kualitas audit. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel akhir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":100,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-31526","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tesis-mahasiswa"]}