BERITA

BUSINESS MODEL CANVAS HINGGA PITCHING, ACSES FEB UNAIR WUJUDKAN IDE BISNIS MENJADI SOLUSI NYATA

BUSINESS MODEL CANVAS HINGGA PITCHING, ACSES FEB UNAIR WUJUDKAN IDE BISNIS MENJADI SOLUSI NYATA

(ACSES NEWS) – Ruang kelas 327 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga berubah menjadi panggung kecil bagi 25 mahasiswa yang sedang belajar menjemput takdir sebagai pengusaha. Mereka digembleng selama tiga pertemuan dalam kegiatan BP Internal (Business Plan Internal) yang digagas Divisi Islamic Business, UKM-F Penalaran AcSES FEB UNAIR. Kegiatan tersebut terlaksana pada 8-11 Mei 2026 berlokasi di Ruang 327 FEB UNAIR.

Pertama, peserta diajak menggali ide bisnis dan menyusun model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC). Kedua, mereka mempelajari teknik penyusunan proposal business plan yang sistematis dan kompetitif. Ketiga, puncaknya yaitu menyusun pitch deck dan tampil di depan mentor serta rekan-rekan untuk mempresentasikan idenya secara langsung.

Suasana tidak pernah sepi. Tanya jawab mengalir. Ada yang grogi, ada yang meledak-ledak. Tapi semuanya menikmati. Nizar, Ketua Pelaksana kegiatan, menegaskan bahwa program ini dirancang agar peserta pulang dengan perubahan pola pikir. “BP Internal tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun business plan, tetapi juga membangun pola pikir inovatif dan keberanian untuk mengembangkan ide bisnis menjadi solusi yang nyata,” ujar Nizar. Kata kuncinya adalah keberanian. Karena ide sekreatif apa pun akan sia-sia jika takut dieksekusi.

Agam Rosi Lubis, mahasiswa Ekonomi Islam yang bertindak sebagai mentor, mengaku terkesan dengan antusiasme peserta selama tiga pertemuan. Ia melihat bakat-bakat mentah yang jika diasah bisa menjadi peluang bisnis berkelanjutan.

“Antusiasme peserta selama tiga pertemuan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar dalam bidang kewirausahaan. Dengan pendampingan yang tepat, ide-ide tersebut dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang berkelanjutan,” jelas Agam.

Setiap kelompok berhasil menyusun BMC, proposal, dan pitch deck. Pada sesi akhir, mereka tampil di hadapan mentor dan peserta lain. Masukan dan evaluasi mengalir deras. Ada yang ide bisnisnya tentang kuliner kekinian, fesyen ramah lingkungan, hingga layanan digital untuk UMKM.

Kegiatan ini tidak berhenti di ruang 327. Para peserta kini memiliki bekal untuk melangkah lebih jauh dengan mengikuti kompetisi business plan, mengakses program pengembangan wirausaha, atau bahkan memulai usaha sungguhan.

Dari 25 peserta, lahir 25 cerita perjuangan. Mungkin tidak semuanya akan menjadi pengusaha sukses besok lusa. Tapi mereka pulang dengan ide bisnis. BP Internal resmi ditutup setelah sesi pitching usai. Tapi api kewirausahaan di dalam diri para peserta, diharapkan terus menyala. Divisi Islamic Business UKM-F Penalaran AcSES FEB UNAIR berjanji akan terus menghadirkan kegiatan serupa. Karena masa depan ekonomi bangsa, menurut mereka, dimulai dari ruang-ruang kelas kecil yang berani mengubah mahasiswa menjadi pencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja.

Editor: Sintya Alfafa